Situs Canguk Ghaccak Terancam Punah

MPAL Kecam Eksplorasi Penambangan Batu
132

radarlampung.co.id – Ketua Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) Iwan Stiawan Ali Hasan Puncak angkat bicara terkait eksplorasi penambangan batu di Desa Sekipi, Kecamatan Abungtinggi.

Menurut Iwan, eksplorasi penambangan batu terindikasi kuat menyalahi analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Serta dinilai memberi ancaman serius terhadap keberadaan situs Canguk Ghaccak yang tak lain merupakan makam Minak Trio Deso, leluhur masyarakat adat Abung Siwo Mergo. Dia mengimbau kepada masyarakat setempat senantiasa menjaga kelestarian lingkungan di sekitar makam Minak Trio Deso.

“Minak Trio Deso merupakan puyang (leluhur, Red) kami, masyarakat adat Lampung, yakni Abung Marga Nunyai. Untuk itu, kami minta kepada masyarakat setempat senantiasa menjaga keberadaan makam puyang kami serta melestarikan ekosistem lingkungan sekitarnya,” tegas Iwan di kediamannya kemarin.

Dikatakannya, segala kegiatan dan aktivitas yang terkait dengan eksplorasi kekayaan sumber daya alam di wilayah tersebut, harus senantiasa tidak melangkahi kaidah kelestarian alam.

“Apalagi jika dengan sengaja membuang tanah galian penambangan ke badan sungai. Yang tentu saja berdampak pada penyempitan badan sungai yang menyebabkan pendangkalan,” ujarnya.

Untuk itu, Iwan berharap  Pemkab Lampura dengan segera mengambil langkah konkret guna mengatasi permasalahan tersebut.

“Jangan sampai situs masyarakat Abung Siwo Mergo, dirusak oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Ini semua harus menjadi tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat adat Lampung, Khususnya di Kabupaten Lampung Utara,” tandasnya.

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here