Sulap Tambang Ilegal Jadi Sentra Perikanan

187

radarlampung.co.id Lampung siap menjadi sentra perikanan air tawar. Kecamatan Pasirsakti telah ditetapkan oleh menteri kelautan dan perikanan RI sebagai kawasan minapolitan.

Launching pelaksanaan kawasan minapolitan Pasirsakti akan dilaksanakan Rabu (26/4) di Desa Rejomulyo, Kecamatan Pasirsakti, Lampung Timur.

Agendanya, panen raya dan tebar bibit, bantuan terpal untuk budi daya perikanan, bakti sosial, bazar dan pasar murah, serta sosialisasi gemar makan ikan.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Adeham pada saat melaksanakan rapat persiapan launching kawasan budidaya ikan Pasir Sakti yang dilaksanakan di ruang rapat Sakai Sambayan Kantor Gubernur, kemarin (19/4).

Dikatakan, berdasarkan SK Menteri Kelautan dan Perikanan RI No:35/kepmen/KP/2013 tanggal 3 Juli 2013 terdapat lahan di Desa Rejo Mulyo dan Desa Gedung Ringin di Kecamatan Pasir Sakti dengan luas 159 ha, yang sejak 2013 yang lalu, merupakan lahan bekas galian tambang pasir yang akan dikelola sesuai dengan kondisi dan potensi untuk mengurangi kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja serta kesempatan berusaha.

’’Untuk itu di masa pemerintahan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo ini sebagai upaya memanfaatkan dan menjaga kelestarian lingkungan dilahan pasca tambang pasir akan dikembangkan menjadi lahan budidaya perikanan air tawar, yang  diharapkan mampu menjadi konsep pembangunan ekonomi kelautan dan perikanan, berbasis kawasan berdasarkan prinsip-prinsip terintegrasi, efisiensi, berkualitas dan percepatan (akselerasi)’’ ujar plt Bupati Tulang Bawang ini.

Diharapkan kepada semua organisasi perangkat daerah agar dapat mensinergikan kegiatan untuk pembangunan kawasan minapolitan pasir sakti yang berdaya saing dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta penyerapan tenaga kerja sekitar kawasan.

Lebih Lanjut Direktur Utama Wahana Rahardja Idrus Effendi menjelaskan bahwa BUMN Wahana  Rahardja bersama CV. Ardyanti siap membantu Pemerintah Provinsi Lampung untuk merevitalisasi kawasan tersebut dan menginisasi pembangunan serta menata kembali kawasan menjadi kawasan Minapolitan Provinsi Lampung, guna menciptakan keseimbangan tata ruang kawasann perikanan yang mampu mendukung keberlanjutan budidaya perikanan dan menjadi kawasan penghasil ikan air tawar terbesar di wilayah Provinsi Lampung. (rls/c1/ary)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here