Terkendala Server Pusat, Baru Kanim Kotabumi Layani Paspor Online

55
Ilustrasi

radarlampung.co.id – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM resmi meluncurkan layanan antrean paspor secara online serentak se-Indonesia pada Jumat (17/11). Namun, untuk di Lampung belum bisa dilakukan secara keseluruhan. Sebab dari semua kantor imigrasi (kanim) yang melayani pembuatan paspor, baru Kotabumi yang bisa melayani pembuatan paspor tanpa antre alias menggunakan sistem berbasis online.

Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Lampung Endang Herwati mengatakan, sedikitnya ada tiga Kanim yang melayani antrian pembuatan paspor di Lampung. Meliputi Kanim Kotabumi, Kanim Kalianda dan Kanim Bandarlampung.

“Saat ini yang ready baru Kotabumi saja,” ujarnya.

Menurutnya, belum aktifnya pelayanan paspor secara online di Bandarlampung dan Kalianda disebabkan ada kendala teknis di server pusat.

“Masih ada penyempurnaan di server-nya. Agar meminimalisir kesalahan,” katanya.

Sementara itu, Kasi Informasi Sarana dan Komunikasi (Insarkom) Kanim Kelas I Bandarlampung Fery Firmansyah mengatakan, sebenarnya, perintah untuk melaksanakan melayani antrian paspor online tersebut masih terkendala dengan server.

Dia menjelaskan, kemungkinan hal ini disebabkan peng-upload-an data dilakukan secara serentak dilakukan se-Indonesia.

“Kita sudah coba untuk upload sistemnya. Tapi di server-nya masih belum berhasil. Dan belum keluar layanan untuk Bandarlampung,” sebutnya.

Fery juga mengaku belum mengetahui kapan wilayah Kanim Kelas I Bandarlampung bisa melayani antrean paspor secara online. “Kami masih terus memantau di server-nya.  Mudah-mudahan bisa sesegera mungkin,” imbuhnya.

Ditambahkan, kebijakan antrean online ini dilakukan untuk memudahkan pemohon. Sebab, pemohon bisa memantau antrian melalui website dan tidak perlu mengantri dengan waktu yang lama ketika ingin membuat paspor.

“Sistemnya pemohon mendaftarkan antrean secara online. Di dalamnya juga ada pilihan waktunya. Pemohon bisa memantau kapan untuk datang ke Kanim,” terangnya.

Namun, kebijakannya adalah ada kuota dalam satu harinya. Bergantung dengan kekuatan sistem yang digunakan di masing-masing Kanim. “Begini, tentunya kuota Kanim di Jakarta sama Kanim Bandarlampung kan berbeda. Saya tidak ingat persisnya untuk di Kanim Bandarlampung. Kalau kuotanya penuh, ya dimasukkan antrean tanggal selanjutnya,” tandasnya. (abd/c1/wan)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here