Tes Kompetensi CPNS Tiga Kali

Ilustrasi Tes CPNS. (Foto: dok/jpnn)
- Advertisement -

radarlampung.co.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) me-warning warga yang ingin mengikuti seleksi CPNS agar memenuhi syarat pendaftaran.

Kabag Komunikasi Publik Kemenpan-RB Suwardi mengatakan, untuk bisa lolos ke tahapan berikutnya, peserta seleksi harus melampaui ambang batas (passing grade). Ambang batas ini akan ditetapkan dengan peraturan Menpan-RB.

’’Untuk itu, peserta diminta mempersiapkan diri dengan mempelajari sesuai kisi-kisi yang telah ditetapkan,” ujarnya kepada Jawa Pos (grup Radar Lampung) kemarin.

Dia menjelaskan, setelah lolos seleksi administrasi, peserta harus mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan menggunakan sistem computer assisted test (CAT).

Peserta harus melewati tiga tes SKD. Yakni tes wawasan kebangsaan (TWK), tes inteligensia umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP).

Tujuan TWK untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan empat pilar kebangsaan Indonesia. Empat pilar itu meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sedangkan TIU untuk menilai kemampuan verbal, yakni kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulis. Tes ini juga untuk menilai kemampuan numerik, yaitu kemampuan melakukan operasi, perhitungan angka, dan melihat hubungan di antara angka-angka.

Sedangkan TKP jadi indikator menilai integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas, dan inovasi. ’’Juga untuk menilai kemampuan bekerja sama dalam kelompok, serta kemampuan menggerakkan dan mengoordinasi orang lain,” terang Suwardi.

Untuk tahun ini, peserta yang lulus tes masih harus mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB). ’’Materi  SKB selanjutnya itu dikoordinasikan dan diintegrasikan dalam sistem CAT Badan Kepegawaian Negara,” paparnya.

Suwardi menambahkan, tidak seluruh peserta yang lolos passing grade bisa mengikuti SKB. Jumlah peserta yang dapat mengikuti SKB paling banyak 3 kali jumlah kebutuhan pada masing-masing jabatan. Dengan didasarkan peringkat nilai seleksi kompetensi dasar.

Dia menjelaskan, SKB dilakukan menggunakan CAT dan dapat ditambah dengan tes lainnya sesuai kebutuhan jabatan. Pelaksanaan CAT menggunakan fasilitas komputer  dan penunjang lain yang telah disiapkan.

Diketahui, tahun ini tercatat tiga instansi membuka rekrutmen CPNS. Yakni Kementerian Hukum dan HAM, Mahkamah Agung, serta Kementerian Agama (Kemenag).

Formasi yang tersedia hanya untuk calon hakim, penjaga tahanan, analisis keimigrasian, dan 19 jabatan teknis lain di Kemenkumham. Perincian kuotanya adalah untuk formasi calon hakim tersedia 1.684 kursi, penjaga tahanan atau sipir 14.000 kursi, analisis keimigrasian 2.278 kursi, dan 19 jabatan teknis lainnya dengan kuota 1.268 kursi. Sedangkan Kemenag menyiapkan 1.000 kursi CPNS baru untuk dosen. Nantinya, penempatan dosen disebar ke 71 perguruan tinggi di bawah Kemenag.

- Advertisement -
loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY