Yes! Kenaikan Tarif STNK Dievaluasi

Suasana kantor Samsat Purbalingga dalam pelayanan pengurusan pajak kendaraan. Foto: Amarullah Nur Cahyo/Radar Banyumas
- Advertisement -

radarlampung.co.id – Polemik kenaikan tarif penerimaan negara bukan pajak (PNBP) seperti STNK dan SIM terus bergulir. Pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta agar kenaikan tarif PNBP tidak memberatkan direspons Polri. Korps Bhayangkara memastikan siap bila ada rencana evaluasi terhadap kenaikan tarif STNK dan SIM tersebut.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, ada permintaan dari Presiden Jokowi untuk kenaikan tarif itu tidak memberatkan masyarakat. Karena saat ini peraturan tersebut sudah berlaku, maka Polri siap mengikuti bila ada evaluasi terhadap kebijakan itu.

’’Nanti kan ada evaluasi terkait kebijakan tersebut, tetapi polisi bukan yang memutuskan. Kami siap saja mengikuti apa pun hasil evaluasi itu,” terangnya ditemui di kantor Divhumas Mabes Polri.

Evaluasi tersebut tentu merupakan kewenangan dari pemerintah yang melibatkan Dewan Perwakilan Rakyat, Kementerian Keuangan, dan kementerian lainnya. ’’Kita lihat nanti. Kenaikan ini kan bukan usulan Polri. Jadi tidak bisa hanya Polri yang memutuskan,” kata mantan Kapolda Banten tersebut.

- Advertisement -
loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY