MILAN – Bermain tanpa didampingi pelatih Jose Mourinho di pinggir lapangan, Inter Milan ditahan seri Genoa 0-0 di Stadion Giuseppe Meazza dini hari kemarin WIB (8/3). Itu adalah laga kedua Inter tanpa didampingi Mourinho yang terkena sanksi tiga laga. Kegagalan meraup tiga angka membuat peluang Inter untuk menjauhi
pesaing terdekat, AC Milan, terbuang percuma. Padahal, sehari sebelumnya Milan ditahan seri tanpa gol oleh AS Roma, Sabtu (6/3). Dengan hasil seri itu, Inter tetap bertakhta di puncak klasemen sementara dengan mengoleksi 59 poin dari 27 pertandingan. Sedangkan Milan menguntit di belakangnya pada posisi kedua dengan 55 poin di kala kompetisi di Serie A tinggal 11 partai lagi.Saat menjamu Genoa, klub berjuluk Nerazzurri itu tampak berambisi merebut kemenangan. Mereka ingin mengulang pesta lima gol ke gawang Genoa seperti pada paro pertama. Karena itu, Inter memainkan tiga striker, yakni Mario Balotelli, Goran Pandev, dan Diego Milito.
Ternyata, hasilnya tetap nol. Beberapa kali Inter justru tertekan oleh serangan Genoa. Mereka akhirnya memasukkan Ivan Cordoba mengganti Sulley Ali Muntari pada babak kedua agar Javier Zanetti lebih menyerang dan memasukkan Samuel Eto’o menggantikan Pandev.
Meski begitu, hasilnya masih sama. Kubu Inter menilai mereka tidak bisa tampil maksimal karena berada dalam kondisi kelelahan. Penyebabnya, beberapa pemain Inter baru saja membela timnas negaranya masing-masing pada friendly game.
’’Kami kehilangan poin karena banyak pemain kami yang bermain di partai persahabatan. Beberapa di antara mereka tampil sebagai starter. Tentu saja itu mengakibatkan pemain lelah saat kembali ke klub,” tukas Direktur Inter Marco Branca seperti dikutip Football Italia.
Alasan lainnya adalah tidak adanya pelatih di sisi lapangan. Kondisi itu membuat tim kurang terkontrol. ’’Tidak perlu diragukan lagi, kehadiran pelatih akan sangat penting bagi karakter tim. Namun, inilah yang terjadi,” lanjut Branca.
Di sisi lain, allenatore (pelatih) Genoa Gian Piero Gasperini gembira dengan poin yang mampu mereka curi dari Inter. ’’Kami berpeluang menang pada laga itu, tapi hasil ini pantas kami terima. Apalagi seiring dengan tidak efektifnya lini depan,” ujar Gasperini, kepada RAI.
Dengan suntikan satu angka dari kandang Inter, Genoa masih berada di papan tengah. Mereka nangkring di posisi kesembilan dengan mengemas 39 poin dari 27 pertandingan. Mereka hanya tertinggal lima angka dari zona Eropa. (jpnn/aww)



