Baner
Hari Ini!  Jum'at, 3 September 2010
Home All Sport All Soccer Jegal Rival

Jegal Rival


Share |
E-mail Cetak PDF
Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
LONDON – Kasus perselingkuhan John Terry mau tidak mau ikut memberikan tekanan mental pada internal Chelsea. Tekanan itu berpotensi menjadi bumerang bagi The Blues –sebutan Chelsea– kala menjamu Arsenal dalam matchday ke-25 Premier League Inggris di Stadion Stamford Bridge malam ini WIB.
        Apalagi, big match akhir pekan yang akan ditayang langsung ESPN pukul 23.00 WIB itu menjadi episode menentukan perjalanan dua klub raksasa Inggris tersebut dalam perburuan juara musim ini. Chelsea sementara di puncak klasemen dengan keunggulan enam poin di atas Arsenal yang berada di peringkat ketiga. Jika mampu menjegal sang rival, Terry dkk. akan menjauh sembilan poin.
    Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti percaya gap sembilan poin akan membuat Arsenal sulit bangkit mengejar ketertinggalan. Dengan demikian, The Blues tinggal bersaing dengan Manchester United. ’’Kami punya kans besar untuk menjauhkan Arsenal dari kami,” kata Ancelotti seperti dikutip Guardian.
    ’’Arsenal akan sulit kembali ke puncak karena jaraknya sangat lebar. Mereka juga punya tanggungan di Liga Champions serta akan lebih sulit buat mereka menjaga kedekatan dengan kami dan United,” papar Ancelotti optimistis sebagaimana dikutip Guardian.     
        Masalahnya, apakah The Blues bisa semudah itu mengangkangi Arsenal? Mengingat di matchday ke-24 Selasa (2/2) mereka ditahan imbang penghuni zona degradasi Hull City 1-1. Meski terjadi di kandang Hull, hasil itu cukup membuktikan bahwa Chelsea bisa saja tergelincir.
        ’’Saya pikir setiap game itu beda. Tapi, bahkan pertandingan terakhir kami melawan Hull itu sebenarnya oke,” tutur Ancelotti. ’’Defense kami sangat bagus, serangan balik juga lancar, dan ini cara yang tepat untuk menghadapi Arsenal Minggu besok (malam ini WIB),” lanjut manajer asal Italia itu.
        Chelsea tetap menurunkan skuad yang sama seperti saat melawan Hull. Sebab, belum ada perkembangan dari para pemain cedera. Hanya, kali ini Ancelotti bisa mengharapkan performa seratus persen dari dua pemain asal Afrika Didier Drogba dan Jon Obi Mikel. Pekan lalu, penampilan mereka belum optimal lantaran baru kembali dari Piala Afrika.
        Sebaliknya, tactician The Gunners Arsene Wenger dipusingkan cederanya sejumlah pilar. Yang paling fatal tentu Eduardo da Silva yang mengalami cedera otot hamstring saat melawan Aston Villa (27/1). Absennya playmaker lincah itu mereduksi daya gedor Arsenal saat dipukul Manchester United 1-3 di Stadion Emirates (31/1).
        Namun, hasil buruk itu tidak membuat Wenger kehilangan konfidensi. Juga fakta bahwa di pertemuan pertama paro musim pertama mereka dipermalukan 0-3 oleh Chelsea. Justru Wenger merasa lebih percaya diri bermain di Stamford Bridge, karena musim lalu anak buahnya mempecundangi tuan rumah dengan skor 2-1.
    ’’Melawan United, kami sangat naif,” ucap Wenger. ’’Waktu itu, kami sama sekali tidak berada di level permainan kami yang sesungguhnya. Sedangkan sekarang, kami punya motivasi kuat untuk tetap masuk jalur persaingan juara,” lanjutnya.
        Menurut Wenger, belakangan ini Chelsea punya tendensi buruk yang bisa dimanfaatkan oleh timnya. Statistik menunjukkan mereka sering kebobolan lewat skema set piece. Kebetulan, Arsenal sedang menyambut striker yang ahli mencetak gol lewat bola-bola mati, yakni Nicklas Bendtner. Dia akan main untuk pertama kali setelah tiga bulan absen. ’’Nicklas memberi kami energi dan kekuatan baru untuk bisa menang di sana (kandang Chelsea, Red),” ucap Wenger. ’’Dia belum seratus persen pulih, tapi saat ini sudah sangat siap. Kami gembira mendapatkan dia kembali,” tutur monsieur asal Prancis itu.
        Di luar hal-hal teknis, Wenger ingin anak buahnya siap secara mental. Dia meminta Cesc Fabregas dkk. untuk bermain serileks mungkin dan tidak terpancing emosi. Apalagi, pernyataan Ancelotti bahwa peluang Arsenal bisa habis jika kalah dari Chelsea sungguh membakar adrenalin.
    ’’Saya percaya bahwa dalam laga kali ini Chelsea punya tekanan yang lebih besar. Kami harus lebih rileks karena di awal musim tidak ada yang menyangka kami bakal masuk bursa juara,” kata Wenger. ’’Kini alih-alih terintimidasi, saya malah lebih percaya kami punya kapasitas untuk itu,” tegasnya. (*)

Add comment


Security code
Refresh

 

Piala Dunia 2010

Skuad Emas Spanyol
article thumbnailMADRID – Setelah menanti selama 76 tahun, Spanyol akhirnya memetik gelar Piala Dunia pertamanya....

All Sport

Clijsters Melenggang
article thumbnailKim Clijsters memastikan satu tiket ke babak ketiga. Sang juara bertahan ini menang mudah dari remaja Australia Sally Peers. Langkah Clijsters masih belum menemui hambatan berarti di AS Terbuka....

Sportainment

Penampilan Pertama setelah Berpisah
article thumbnailUNTUK kali pertama sejak berpisah dari Ashley Cole, suaminya, Jumat (19/3) malam Cheryl Cole muncul di televisi Inggris, BBC1, untuk mengisi acara amal Sport Relief. Cheryl nampak begitu...

Porwanas X

Bonus Cair
article thumbnailBANDARLAMPUNG – Para atlet Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Lampung hanya menunggu waktu. Minggu-minggu ini, leader kontingen Porwanas X Eddy Sutrisno bakal membagikan bonus bagi para...