FLORENCE – Tren positif AS Roma di Serie A Liga Italia berlanjut. Tim berjuluk Giallorossi itu memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 19 laga di semua ajang. Itu menyusul kemenangan 0-1 (0-0) atas Fiorentina
kemarin dini hari (8/2). Bermain di Artemio Franchi, tuan rumah Fiorentina tampil dominan dan lebih sering membahayakan gawang lawan. Bahkan pada menit ke-19, Juan Vargas sempat menceploskan bola ke gawang Roma, sayang dianulir karena offside.
Setelah itu berkali-kali Riccardo Montolivo dkk. menggempur benteng pertahanan Roma. Tetapi tetap saja gagal. Sebab, kiper Julio Sergio tampil bagus. Terhitung delapan kali dia melakukan penyelamatan gemilang dari serangan para pemain Fiorentina.
Roma terhitung lebih sedikit menciptakan peluang. Tetapi, tim asuhan Claudio Ranieri tersebut bermain lebih efektif. Mereka akhirnya membawa pulang tiga angka setelah Mirko Vucinic menjebol gawang lawan pada menit ke-82.
’’Yang paling penting kami menang. Tetapi, sebuah bonus bila saya juga mampu mencetak gol. Kami bermain dengan kompak dan lawan diuntungkan dengan dukungan suporternya. Kami bisa menanggung tekanan itu,’’ papar Vucinic kepada Roma Channel.
Kemenangan itu membuat Roma menggusur posisi AC Milan dari posisi kedua klasemen sementara Serie A. Giallorossi kini mengoleksi 44 poin. Mereka unggul dua poin atas Milan yang hanya bermain seri tanpa gol dengan Bologna (7/2).
Roma juga terus mendekati capolista (penguasa klasemen sementara) Inter Milan. Mereka tertinggal delapan angka dari Inter. ’’Kami meraih tiga poin yang sangat penting. Kami bisa membuat jarak dengan Milan,’’ ujar Daniele De Rossi, gelandang Roma.
’’Modal yang sangat bagus. Jika nanti menghadapi Inter, kami bisa bicarakan soal peluang mengambil alih posisi mereka (Roma baru melawan Inter pada 28 Maret nanti). Hasil ini membuat kami lebih tenang,’’ lanjutnya.
Kubu Fiorentina sangat kecewa dengan hasil tersebut. ’’Yang gagal kami lakukan pada laga itu hanyalah mencetak gol. Kami bermain bagus. Sepertinya lebih baik bermain buruk tetapi menang,’’ keluh striker Fiorentina Stevan Jovetic.
Akibat kekalahan itu, Fiorentina semakin terpuruk di papan tengah klasemen. Mereka kini bertengger di posisi ke-11 dengan mengemas 31 poin. Mereka terpaut lima angka dari zona Eropa yang menjadi habibat Fiorentina. (*)



