BANDARLAMPUNG - Suasana haru menyelimuti ruang Bougenville Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) kemarin. Hariska (14), warga Dusun 2, Margototo, Metrokibang, Lampung Timur, akhirnya pulang pukul 10.30 Wib. Gadis ini telah dirawat 38 hari. Untuk diketahui, Hariska merupakan
pasien yang beberapa waktu lalu sering dibicarakan di media karena kebiasaannya melukai diri sendiri. Ia dibawa ke RSUDAM oleh anggota Komisi V DPRD Lampung yang dipimpin wakil ketuanya, Achmad Nyerupa, pada 29 Januari 2010. Kepulangan Hariska kemarin juga atas inisiatif anggota komisi V sesuai permintaan Suryaningsih (56), ibunya. ’’Untuk biaya perawatan selama di rumah sakit akan kami tanggung sepenuhnya. Kami juga akan memberi bantuan biaya untuk berobat jalan senilai Rp300 ribu tiap bulan,” kata Achmad Nyerupa.
’’Saya ingin bawa Ika (sapaan akrab Hariska) pulang. Karena dari awal dirawat tidak ada perubahan. Saya ingin merawat dia di rumah saja sembari berobat jalan. Saya juga pasrah dengan kondisi Ika. Itu semua sudah takdir dari Tuhan,” tutur Suryaningsih kemarin.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter, Hariska menderita cerebral palsy atau kelumpuhan pada otak. Ini berdampak pada sistem motorik atau fungsi gerak. Biasanya akibat trauma benturan atau terjatuh.
’’Penyakit ini ditandai dengan aktivitasnya yang berlebihan (hiperaktif),” jelas Hermansyah Zaini, direktur pelayanan medik RSUDAM.
Kondisi Hariska ini menarik perhatian banyak pihak. Bahkan, vokalis ST12 Charly menyempatkan diri datang bersama istrinya ke RSUDAM. Ia menyanyikan beberapa lagu untuk Hariska yang saat itu terlihat begitu gembira. (okj/ade)


