Baner
Hari Ini!  Jum'at, 3 September 2010
Home Entertainment Film Angkat Citra Dangdut

Film Angkat Citra Dangdut


Share |
E-mail Cetak PDF
Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
JAKARTA - Setelah vakum selama 16 tahun, raja dangdut Rhoma Irama kembali berakting. Bersama sang anak, Ridho Irama, dia tampil dalam film Dawai Asmara. Lewat film yang akan tayang pertengahan tahun itu, dia berusaha mengangkat citra dangdut yang belakangan identik dengan erotisme.
’’Kita ingin mencoba menegakkan kembali nilai-nilai akhlak, moral yang sekarang mulai mengalami degradasi (kemerosotan, Red) sebagai efek dari globalisasi,” ujar pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, 11 Desember 1946, ini di Hard Rock Cafe, kemarin sore (8/2/).  
Namun, dalam film yang sarat nilai moral tersebut bukan Rhoma yang menjadi pemeran utama. Ridho lah yang didapuk menjadi tokoh sentral. ’’Kehadiran saya hanya mendampingi Ridho bukan pemeran utama,” katanya.
Meski begitu, bintang film Tabir Biru ini punya tanggung jawab yang tak kalah besar. Sebagai supervisi, dia harus memastikan film yang diproduksinya itu tidak mengandung unsur yang berpotensi menuai kritikan pedas dari masyarakat.
’’Saya ikut bertanggung jawab terhadap kualitas film ini. Kalau film itu memberi kesan negatif, saya duluan yang ditembak masyarakat. Jadi, saya punya tanggung jawab yang besar,” tuturnya lantas tersenyum.
Meski punya banyak pengalaman di dunia akting, Rhoma mengaku tidak secara khusus memberikan pelatihan akting kepada sang anak. Menurutnya, kemampuan berakting putranya itu justru lebih baik ketimbang dirinya.
’’Ridho lebih pintar akting daripada saya. Dari 24 film yang saya bintangi, saya hanya memerankan diri sendiri, sebagai Rhoma. Karena itu, saya tidak tahu yang namanya akting,” ucapnya.
Mendengar pernyataan tersebut, Ridho yang duduk di samping Rhoma hanya tersenyum. Dia mengaku gugup menjelang pengambilan gambar film pertama. Dia takut tidak bisa menampilkan akting terbaik di depan ayahnya.
’’Dari kecil, saya senang nonton film di bioskop. Makanya, waktu ditawarin main di film ini, excited banget. Apalagi main bareng papa, Amitha Bacan dan anaknya saja belum pernah main film bareng. Tapi ada rasa nervous juga, karena baru kali pertama akting langsung sama maestro,” imbuhnya.
Rhoma menambahkan, film tersebut akan mulai diproduksi bulan depan. Film yang juga menampilkan Delon ’’Idol’’ itu bercerita tentang upaya Ridho bersama teman se-bandnya di Sonet 2 merevolusi musik dangdut untuk kali kedua setelah revolusi pertama pada era 70-an.
’’Tahun 70-an revolusi dangdut pertama dilakukan Soneta untuk mengimbangi musik rock. Revolusi kedua dilakukan karena saat ini musik Indonesia didominasi musik pop. Dangdut berusaha bisa tetap eksis,” terangnya. (*)

Add comment


Security code
Refresh

 


User's Online

   192 Tamu online

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterHari Ini1774
mod_vvisit_counterKemarin2262
mod_vvisit_counterMinggu Ini13380
mod_vvisit_counterBulan Ini6512
mod_vvisit_counterJumlah584241

IP: 38.107.191.106
,

Gabung di Facebook!