Baner
Hari Ini!  Jum'at, 3 September 2010
Home Lampung Raya Lamteng - Metro Korek Gas Meledak, Ibu-Anak Terbakar

Korek Gas Meledak, Ibu-Anak Terbakar


Share |
E-mail Cetak PDF
Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
BANDARLAMPUNG – Hati-hati menempatkan barang mudah meledak. Seperti dialami Khotimah (35) dan anaknya Rahma (2) kemarin (3/3) pukul 04.30 WIB.
    Kini warga Jl. Hi. Hasyim Ashari, Gedungpakuon, Telukbetung Selatan (TbS), Bandarlampung, itu harus menjalani perawatan di ruang Roy Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandarlampung karena mengalami luka bakar pada sekujur tubuhnya.
    Suami korban, Widodo (37), mengatakan, peristiwa bermula ketika istrinya hendak menyiapkan susu Rahma. Saat berjalan di kamar, Khotimah menendang obat nyamuk yang sedang ditaruh dekat kasur. Obat nyamuk tepat mengenai korek gas. Seketika, korek tersebut meledak hingga mental mengenai baju Khotimah.
    Kaget, Khotimah refleks melempar korek gas ke kasur busa yang ditempatinya. Lantas, Widodo membawa ke luar istrinya dari kamar menuju kamar mandi untuk memadamkan api yang membakar pakaian. Setelah padam, Khotimah cepat berlari ke dalam kamar tidur lagi, karena ingat api masih menyala dan si bungsu masih berada di kamar.
    ’’Api hanya membakar kasur sekitar lima menit. Namanya musibah, nggak bisa ditolak lagi. Saya hanya bisa berdoa agar istri dan anak saya cepat sembuh,’’ tambah pria yang sehari-hari berdagang di Pasar Cimeng ini sambil mengeluarkan air mata.
    Beruntung, kakak Rahma, Amelia (4), tidak tidur bersama di kamar. ’’Biasanya setiap malam, Amelia juga tidur sama saya dan Khotimah. Entah kenapa, semalam dia mau tidur sama Fitra (10) dan Mutiara (8), kakak-kakaknya, di ruang tamu,’’ terus Widodo.
    Setelah memadamkam api, Widodo lantas membawa istri dan anaknya ke RSUDAM. Keduanya langsung ditanggani dr. Boy Z. ’’Kami memberikan salep luka bakar untuk mengurangi rasa panas supaya luka bakarnya cepat kering. Selain itu, kami juga memberikan antibiotik agar tidak terjadi infeksi pada luka bakarnya. Selanjutnya, kami akan serahkan kepada dr. Pirma agar mendapatkan perawatan intensif,’’ terang dr. Boy. (gyp/yud/niz)

Add comment


Security code
Refresh

:: Rakyat Lampung | Trans Lampung | Radar Lamteng | Radar Kotabumi ::
:: Radar Lamsel | Radar Lambar | Radar Tuba | Radar Tanggamus | Radar Metro ::