Baner
Hari Ini!  Jum'at, 3 September 2010
Home Lampung Raya Lampura - Tuba Lima Bulan Karyawan Belum Digaji

Lima Bulan Karyawan Belum Digaji


Share |
E-mail Cetak PDF
Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
KOTABUMI – Berbagai masalah dihadapi  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Bumi, Kotabumi, Lampung Utara. Permasalahan itu menyebabkan karyawan belum menerima gaji selama lima bulan, terhitung Oktober 2009–Februari 2010.
Masalah utama yang dihadapi adalah besarnya piutang pelanggan yang mencapai Rp1.864.588.485. Rinciannya, 2008 piutang pelanggan Rp1.358.519.085 dan 2009 sebesar Rp506.069.400.
    Masalah lain adalah biaya operasional yang tidak sebanding dengan penerimaan. Hal ini disebabkan karena produksi air tidak sebanding dengan distribusi ke konsumen karena banyaknya water meter yang hilang dan rusak. Bahkan, akibat pipa bocor, tingkat kehilangan air mencapai 64 persen.
    Direktur Utama PDAM Way Bumi Hi. A. Sayuti Nawawi, S.H. mengatakan, masalah lain yang dihadapi jumlah karyawan yang tidak sebanding dengan pelanggan.
’’Jumlah konsumen yang hanya 3.000 SR (sambungan rumah), masih di bawah standar pelayanan prima yakni 10.000 SR,” kata Sayuti saat melantik pejabat baru di lingkungan PDAM Way Bumi kemarin (8/2).
    Sementara, dalam pelantikan yang digelar di aula kantor PDAM Way Bumi itu, Direktur Utama
A. Sayuti Nawawi mengatakan, perombakan dilakukan berdasar Surat Keputusan (SK) Bupati No. 16/2009 tentang Struktur Organisasi PDAM Way Bumi.
    ’’Perombakan struktur dan pengisian jabatan ini dalam rangka meningkatkan kinerja seluruh karyawan. Ini sebagai upaya mewujudkan layanan prima terhadap konsumen pengguna air bersih,” kata Sayuti dalam sambutannya.
    Dikatakan, standar pelayanan prima ini meliputi kuantitas pelayanan, kualitas air, kecepatan penanganan pengaduan konsumen dan penanganan sambungan rumah (SR), prosedur pelayanan rekening melalui bank, kenyamanan dan kebersihan kantor, serta costumer service.
    Meski sejumlah masalah belum terselesaikan, Sayuti meminta agar karyawan dapat meningkatkan kinerja mereka. ’’Bekerjalah maksimal dengan memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya bagi konsumen,” ungkapnya.
    Diketahui, berdasar data yang ada, tunggakan pelanggan terbanyak ada di Kecamatan Kotabumi kota. Tunggakan di kecamatan itu mencapai 345 SR.
Direktur Umum PDAM Way Bumi Wawansah, S.Kom., selama ini petugas di lapangan selalu memberikan toleransi kepada pelanggan yang berjanji akan melakukan pelunasan secara mencicil. Misalnya pembayaran dilakukan per triwulan,” katanya beberapa waktu lalu.
    Namun, tidak semua pelanggan mematuhi batas toleransi yang diberikan. Wawansah mengatakan, ada pelanggan yang tidak membayar sama sekali. ’’Ini memengaruhi pendapatan perusahaan,” tukasnya.
    Lebih jauh Wawansah mengatakan, untuk menekan tunggakan tersebut, pihaknya akan mendatangi pelanggan. Bila pelanggan tidak juga membayar lunas, PDAM akan mengambil tindakan tegas.
’’Pelanggan yang menunggak selama enam bulan akan diputus. Sedangkan yang menunggak 2–3 bulan akan disegel meterannya,” ujarnya. (*)

Add comment


Security code
Refresh

:: Rakyat Lampung | Trans Lampung | Radar Lamteng | Radar Kotabumi ::
:: Radar Lamsel | Radar Lambar | Radar Tuba | Radar Tanggamus | Radar Metro ::