JAKARTA – Beban Ruminanta, istri almarhum Briptu Baos Woisiri, anggota Densus 88 yang tewas dalam pengepungan kelompok teroris di Aceh sedikit berkurang. Kapolri Jenderal (Pol.) Bambang Hendarso Danuri menjanjikan sarjana ekonomi yang kini tengah hamil itu akan diusulkan diangkat menjadi
anggota pegawai negeri sipil (PNS).
Kebijakan Kapolri ini sebagai bentuk kepedulian Polri atas pengorbanan Boas yang yang tewas saat menjalankan tugas. Dengan nantinya menjadi anggota PNS, kata Kapolri, Rumanita diharapkan dapat menafkahi dirinya dan anaknya.
’’Kita juga berikan beasiswa kepada putranya sampai perguruan tinggi,’’ ujar Kapolri Bambang Hendarso Danuri di Mabes Polri, Jakarta, kemarin (10/3).
Selain itu, Polri juga memberikan santunan serta klaim asuransi untuk pria asal Papua itu. Sementara itu, tambah Kapolri, untuk Brigadir Dua Darmansyah dan Brigadir Dua Hendrik Kusumo, yang juga tewas dalam pengepungan kelompok bersenjata itu, diberikan penghargaan serupa.
Sesuai permintaan almarhum semasa masih hidup, mereka meminta adik bungsunya agar diterima menjadi anggota Polri. Nantinya, ujar Kapolri, permintaan kedua anumerta itu akan dikabulkan. Bentuknya dalam penerimaan anggota Polri ke depan, mereka akan diprioritaskan.
’’Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dalam penerimaan ke depan, kita akan beri kesempatan,’’ janji Kapolri.
Kapolri menambahkan, perwakilan keluarga ketiga anggota Polri itu telah bertemu dirinya pada Rabu pagi. Sebagai gambaran, tiga anggota Polri ini tewas dalam pengepungan kelompok teroris di pegunungan Lamkabeu, Acehbesar, beberapa waktu lalu. (jpnn/niz)









