10 PKL Mulai Kosongkan Kios

  • Bagikan
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) mulai mengosongkan lapak, namun ada juga yang tetap bertahan di sisi Jalan Bukit Tinggi, Pasar Bambu Kuning, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Kamis (18/11). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) mulai mengosongkan lapak, namun ada juga yang tetap bertahan di sisi Jalan Bukit Tinggi, Pasar Bambu Kuning, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Kamis (18/11). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung masih melakukan langkah persuasif terkait penertiban dan relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Jl. Bukit Tinggi Pasar Bambu Kuning.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bandarlampung Wilson Faisol mengatakan, pihaknya terlebih dahulu melakukan langkah persuasif guna menghindari terjadinya keributan.


“Ya jangan sapai terpancing dengan hal-hal yang memancing kita numbur,” ujarnya saat ditemui di area Pasar Smep, Kamis (18/11).

Dari 45 kios yang ada di atas trotoar dan drainase Jl. Bukit Tinggi tersebut, 10 pemilik kios telah terlebih dahulu mengosongkan lapak, enam di antaranya telah masuk ke Lantai II Pasar Bambu Kuning.

Pihaknya masih memberikan kesempatan kepada pedagang untuk membongkar sendiri dan mengambil bahan-bahan dari lapak yang masih dapat digunakan kembali. Sebab, jika dibongkar oleh mesin akan rusak.

Baca Juga:   Luapan Way Rua Sebabkan Macet Panjang dan Kendaraan Mogok di Depan LPL

“Masih ada yang bertahan. Batas terakhir kalau mau bongkar sendiri ambil yang mesih kepakai. Kita panggil dulu (pedagang, red) rapat terakhir mediasi. Namun pasti kita tertibkan, kita koordinasi dulu,” ungkapnya. (pip/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan