118 Meninggal Dunia dan 7 Belum Ditemukan

  • Bagikan
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih saat menggelar konferensi pers update korban Tsunami, Lamsel, Sabtu (5/1). FOTO ANGGRI SASTRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Memasuki hari ke-15 pascatsunami di Lampung Selatan, jumlah korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan dan diidentifikasi sebanyak 118 orang. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih menjelaskan, untuk korban yang belum ditemukan sebanyak tujuh orang, sedangkan untuk korban luka ringan dan berat sebanyak 7.803 orang.

“Dengan rincian,  yang ditanggani untuk korban meninggal dunia di rumah sakit (RS) sebanyak 47 orang, di luar RS 71 orang. Lalu untuk korban luka ringan dan berat yang dirawat di RS sebanyak 446 orang dan di luar RS 7.357 orang,” ujar Sulis kepada radarlampung.co.id, Sabtu (5/1).


Sedangkan untuk kerugian bangunan akibat terjangan tsunami, tercatat kerusakan terjadi pada 710 unit rumah, 7 hotel, 7 masjid, 6 sekolah, 25 warung kuliner, 14 kendaraan roda empat, 100 kendaraan roda dua, dan 190 perahu nelayan.

Baca Juga:   Dissos Way Kanan Telusuri Dugaan Aparat Kampung Terima PKH

“Untuk identitas tujuh korban yang belum ditemukan yaitu, Aulia Meyza Putri (5) warga Desa Tejang, Pulau Sebesi, serta Sahri, Saman, Asim, Asmara, Rohani, dan Madsamil yang keenamnya merupakan warga Dusun Kenali, Desa Sukaraja, Rajabasa, Lampung Selatan,” tandasnya. (ang/sur)




  • Bagikan