1764 Rumah Rawan Banjir, Mayoritas di Kedaton

  • Bagikan
Banjir merendam 20 rumah di Jl. Aliudin Umar, Sukabumi, Campang Raya, Bandarlampung, Jumat (1/2). FOTO BPBD BANDARLAMPUNG FOR RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Hujan deras Sabtu (16/2) malam lalu tercatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung menggenangi 1.764 rumah. Data itu disampaikan Sekretaris BPBD Bandarlampung M. Rizki yang menuturkan data tersebut tersebar di sembilan kecamatan yang ada di Bandarlampung.

“Untuk saat ini sudah 9 kecamatan yang kita data, sebab memang kecamatan yang tekena dampak kategori sedang dan tinggi. Selanjutnya akan kita data juga dari kelurahan, masih kita tunggu dan data kembali data dari beberapa kelurahan,” ujarnya.

Sampai dengan Selasa (19/2) terdata, selain 1.764 rumah warga terkena dampak, 3 sekolah, 1 tempat pembuangan akhir (TPA) Bakung pun terkena dampak banjir itu.

Rizki merinci sembilan kecamatan dimaksud. Seperti Sukarame yang terdapat 182 rumah terendam, Tanjungkarang Barat (89 rumah dan 1 TPA), Telukbetung Barat (22 rumah), Bumiwaras (70 rumah dan satu sekolah), Kedamaian (531 rumah), Wayhalim (2 sekolah), Labuhanratu (satu sekolah), Sukabumi (43 rumah), dan Kedaton (618 rumah).

Baca Juga:   Kejari Lamsel Cek RSUD Bob Bazar, Tiga Obat Covid-19 Langka

“Sedang kita tinjau juga penyebab utama terjadinya luapan air kemarin. Ada beberapa talut juga yang kita lihat jebol. Sekarang kita lihat yang lain juga pokok permasalahannya, apakah debit air yang tinggi atau penyumbatan. Sedang kita turunkan anggota ke lapangan untuk memeriksa,” terangnya.

Ia pun mengatakan, saat ini sebagian besar masyarakat terkena dampak banjir selesai melalukan pembersihan di lingkungannya dan melaksanakan aktivitas seperti biasanya. ”Pemberseihan telah selesai, masyarakat telah melaksanakann aktivitas normalnya, paling tinggal bersih-bersih dikit,” ucapnya. (pip/sur)




  • Bagikan