18 Bandit Ditangkap Kurun Operasi Ketupat Digelar Polres Lamtim


Kapolres Lamtim AKBP taufan Dirgantoro saat ekspos penangkapan operasi Ketupat Krakatau di Mapolres Lamtim Senin (10/6). Foto Dwi P/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id-Selama berlangsungnya operasi Ketupat Krakatau 2019, Polres Lampung Timur mengamankan 18 tersangka.

Masing-masing, 9 disangka terlibat kasus pencurian dengan kekerasan (curas), 4 tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan 5 tersangka kasus narkoba.





Kapolres Lamtim AKBP Taufan Dirgantoro menjelaskan, para tersangka itu diamankan dari 8 kasus curas dan 4 kasus curat dan 3 kasus narkoba yang terungkap.

Berikut tersangka turut diamankan barang bukti. Antara lain 4 unit sepeda motor, sebilah pisau dan sebuah telepon genggam merek Xiomi. Kemudian, barang bukti berupa seperangkat alat hisap sabu jenis bong yang masih terdapat cairan bening, 2 buah plastik bening yang terdapat kristal putih diduga sabu-sabu dengan berat kotor 0,17 gram, sebuah telepon genggam dan sebuah korek api gas.

Dari 18 tersangka itu, kali terakhir yang diamankan adalah Dedi (21) warga Kecamatan Sukadana. Dedi diduga sebagai pelaku penjambretan, Sabtu (8/6) lalu. “D juga masuk dalam daftar pencarian orang kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur, “jelas AKBP Taufan didampingi Kasat Reskrim AKP Sandy Galih dan Kasat Narkoba Iptu Abadi.

Guna meningkatkan situasi keamanan yang kondusif, Polres Lamtim juga telah membentuk Tim Badak. Menurutnya, tim yang beranggotakan 20 personil gabungan dari Sat Reskrim, Sabhara dan Sat Intelkam itu bertugas melakukan patroli rutin di seluruh wilayah Lamtim. (wid/wdi)