Tekan Pungli, PN Gedongtataan Gelar Public Campaign

  • Bagikan
Ketua Pengadilan Negeri Gedongtataan Zoya Haspita menempelkan stiker stop pungli di kendaraan yang melintas, Jumat (19/2). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pengadilan Negeri Gedongtataan terus berupaya menekan praktik pungutan liar, korupsi maupun gratifikasi. Ini dilakukan melalui public campaign di simpang Tugu Pengantin, Jumat (19/2).

“Kami ingin menyosialisasikan kepada masyarakat agar turut membantu menjaga integritas Pengadilan Gedongtataan, guna terwujudnya wilayah bebas korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),” tegas Ketua Pengadilan Negeri Gedongtataan Zoya Haspita.

Sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari agenda pencanangan zona integritas yang sudah dilakukan oleh kepemimpinan sebelumnya.

Baca Juga:   Pastikan Harga dan Keamanan Pangan, Tim HBKN Sidak Pasar Tradisional

Di mana, program WBK dan WBBM mengajak masyarakat untuk stop pungli sebagai upaya membantu integritas Pengadilan Negeri Gedongtataan.

“Tidak hanya di Gedongtataan. Ke depan kita akan sisir kecamatan lainnya. Termasuk juga sosialisasi government to government nantinya,” ucapnya.

Terobosan lain berkaitan dengan stop pungli ini, Pengadilan Negeri Gedongtataan membuka loket aduan melalui aplikasi sistem informasi pengawasan (Siwas atau lewat meja pengaduan.

Baca Juga:   Tingkatkan Pengelolaan, Pengurus Koperasi Pesawaran Ikut Pelatihan Akuntansi

“Bisa juga melalui SMS maupun WhatsApp. Jika ada oknum pegawai Pengadilan Negeri Gedongtataan yang terbukti pungli, akan diberikan sanksi tegas hingga pemecatan,” tandasnya. (ozi/ais)





  • Bagikan



Lampung Barat Diguncang Gempa Tektonik Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan ASDP Tak Melayani Pemudik, Kecuali…