Program Family Farming Tanggamus Sasar Dua Kecamatan

  • Bagikan
Tanggamus tahun ini mendapat program bantuan dari Kementan, yaitu family farming. Konsepnya, masyarakat atau Poktan memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam. Baik sayuran maupun ternak. FOTO RIO ALDIPO/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura (DKPTPH) Tanggamus mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam. Hal ini bertujuan agar ketahanan pangan di lingkungan keluarga terpenuhi.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Alsep Rizam mengatakan, untuk mendorong ketahanan pangan di lingkungan keluarga, pemerintah telah menggulirkan program family farming.


Pada tahun 2021, program family farming di Tanggamus menyasar dua kecamatan, yaitu Ulubelu dan Airnaningan.

“Family farming atau pertanian dalam keluarga adalah program Kementerian Pertanian yang disalurkan melalui Pemerintah Provinsi Lampung. Untuk Tanggamus mendapat dua sasaran lokasi, yaitu Kecamatan Airnaningan dan Ulubelu. Dipilihnya dua kecamatan itu karena dianggap daerah rentan pangan,” kata Alsep mewakili Kepala DKPTPH Tanggamus Catur Agus Dewanto.

Baca Juga:   Berawal dari Anak Cekcok, Bapak Bacok Tetangga

Dijelaskan Alsep, konsep family farming yakni kelompok tani (Poktan) yang sudah ditunjuk mendapat bantuan dana. Dari dana tersebut, Poktan bisa memilih dua unit usaha. Bisa ternak atau budidaya tanaman yang progres hasilnya bisa terlihat dalam satu tahun.

“Misal untuk wilayah Airnaningan, Poktan bisa beternak kambing dan budidaya pepaya. Lalu untuk Ulubelu, ternak kambing, budidaya kentang serta cabai,” urainya.





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan