oleh

Eks Bendahara dan Juru Ketik Jadi Terdakwa 

radarlampung.co.id – Jaksa Penuntut Umum Kejari Bandarlampung mendakwa kedua terdakwa kasus korupsi Bantuan Siswa Miskin (BSM) SMP 24 Bandarlampung. Dua terdakwa yakni mantan Bendahara SMP 24 Bandarlampung Ayu Septaria dan juru ketik SMP 24 Bandarlampung Eti Kurniasih.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum Kejari Bandarlampung dua terdakwa Ayu Septaria dan Eti Kurniasih didakwa pasal berlapis yakni pasal 2 pasal 3 juncto pasal 18 UU Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah kedalam UU Nomor 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 56 ayat 1 dan pasal 64 ayat 1 KUHP.

Jaksa mengutarakan pada 2013 sampai 2015 SMP 24 Bandarlampung mendapat kucuran dana dari APBD Bandarlampung untuk Bantuan Siswa Miskin (BSM) atau Biling. Tak hanya itu, SMP 24 Bandarlampung juga menghimpun dana dari komite sekolah. Dana itu digunakan untuk SPP bagi siswa penerima BSM yang rinciannya masing-masing siswa mendspat jatah Rp70 ribu. Uang kemudian ditransfer ke rekening milik sekolah. Jaksa mengatakan harusnya Helendrasari menunjuk bendahara khusus untuk mengurusi uang BSM.

“Tetapi Helendrasari tidak menunjuk bendahara khusus tapi bersama dengan terdakwa Ayu Septaria karena dana BSM masuk kedalam rekening dana BOS,” kata jaksa penuntut umum Elis Mustika Kamis (4/1).(nca/gus)

 

Komentar

Rekomendasi