oleh

Itjen Kemenag RI Akan Investigasi Kasus Pungli

radarlampung.co.id – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Tengah rupanya menjadi sorotan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI. Itjen Kemenag RI akan menurunkan tim investigasi untuk menelusuri fakta (fact finding dan memahami duduk persoalannya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari link https://kemenag.go.id, Irjen Kemenag RI Nur Kholis menyatakan Itjen sejak awal sudah memberikan peringatan ASN Kemenag agar ikut menyukseskan pencairan tunjangan profesi inpassing bagi guru honorer.

“Tim investigasi Itjen akan segera diterjunkan untuk fact finding atau menulusuri fakta dan memahami duduk persoalannya. ASN Kemenag juga sudah diperingatkan menyukseskan pencairan tunjangan profesi inpassing guru honorer. Jika terbukti ada pungli, berarti peringatan ini tak diindahkan. Sanksi berat akan diberikan,” ungkapnya.

Terkait hal ini, Kepala Kantor Kemenag Lamteng Jamalludin mengaku sudah mengetahuinya. “Iya, sudah tahu informasi Itjen Kemenag RI akan turun menyelidiki kasus ini. Saya juga masih tunggu-tunggu. Memang tim Itjen Kemenag RI harus menyelidiki kebenarannya langsung terkait yang terjadi,” katanya.

Kasus ini, kata Jamalludin yang baru menjabat selama tiga bulan, telah mencoreng citra Kemenag Lamteng. “Gara-gara kasus ini, citra Kemenag tercoreng. Padahal saya selalu ingatkan kepada seluruh pegawai agar tidak melakukan pungli. Jadi selaku kepala kantor Kemenag, saya belum bisa ambil keputusan. Harus berkoordinasi dengan pimpinan.

Apakah akan ada kuasa hukum yang mendampingi pegawai Kemenag yang jadi tersangka atau tidak. Masalahnya uang yang diterima itu sebagai ucapan terima kasih honorer dalam pengurusan berkas pencairan inpassing,” ungkapnya. (sya/gus)

Komentar

Rekomendasi