oleh

Bentrok dengan Polisi, 10 Pol PP Terluka

radarlampung.co.id – Sepuluh anggota Polisi Pamong Praja (Pol PP) Pemkab Pesisir Barat luka – luka setelah baku hantam dengan anggota Polres Lampung Barat yang mengamankan eksekusi lahan hasil  Putusan PN Liwa  yang dimenangkan Hj. Tabrani Dalil, Kamis (11/1) pukul 11.45 di Biha, Kecamatan Pesisir Selatan.

Informasi yang dihimpun radarlampung.co.id, kejadian bermula saat petugas polres melakukan pengamanan eksekusi lahan setelah ada keputusan incracht dari pengadilan. Namun, lahan yang sebelumnya sempat menjadi sengketa itu rupanya sudah dihibahkan ke pemkab Pesisir Barat. Sehingga dijaga oleh Pol PP. Bentrokan tak terhindarkan saat proses eksekusi.

Kapolres Lambar AKBP Tri Suhartanto SIK menjelaskan, saat di lokasi kejadian bahwa pengamanan sudah sesuai dengan prosedur. Pihaknya, kata kapolres, juga sudah menempuh langkah persuasif dengan pemerintah daerah.

“Kami hanya menjalankan keputusan Pengadilan Negri Liwa Lambar terkait sengketa lahan yang dimenangkan oleh masyarakat atas nama Hj. Tabrani Dalil,” kata kapolres, (11/1).

Sementara Kasat Pol PP Pesbar M. Nursin Candra mengatakan, anggotanya 10 orang termasuk Kabid Pidum Cahyadi Muis mengalami luka memar akibat kejadian ini.

“Dalam pengamanan kami dari anggota Sat-Pol PP juga hanya menjalankan perintah tugas untuk mengamankan aset yang dihibahkan kepada pemerintah daerah,” ujarnya. (try/gus)

Komentar

Rekomendasi