oleh

Mengejutkan! Ini Fakta Soal Pelecehan Seksual 14 Santri di Lamsel (bagian 1)

radarlampung.co.id – Kasus pelecehan seksual terhadap 14 santri salah satu pondok pesantren di Lampung Selatan ternyata menyimpan sejumlah fakta yang mengejutkan.

Kepada radarlampung.co.id, Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait Minggu malam (14/1) via telponnya mengatakan, satu dari tiga pelaku berinisial U pernah mengalami hal yang sama yakni kekerasan seksual semasa menjalani pendidikan di sebuah ponpes di Jawa Timur.

Masa kelam itu sehingga mendorong kebutuhan biologisnya, ditambah dengan setiap hari berinteraksi dengan santri laki-laki di Ponpes di Lamsel tersebut.

“Dengan masa kelam itu, lalu kemudian U ditambah dengan tontonan-tontonan pornografi yang juga membangkitkan libido berlebihan. Sehingga melakukan perbuatan jahat tersebut,” terangnya.

Pemicu lainnya, lanjut Arist, pelaku lainnya berinisial S yang merupakan seorang pengajar mempunyai dua anak dan satu istri. Dari pengalaman yang lalu, justru S mempunyai perilaku yang menyimpang. Sehingga ia mempunyai tiga istri lalu mengangkat seorang anak dekat Ponpes tersebut.

“Pada saat kami berdialog di Mapolsek Natar, ia menyesali dirinya kepada saya karena itu tidak sesuai dengan keilmuan yang ia peroleh sejak di Ponpes maupun di salah satu Ponpes di daerah Yaman. Ia juga sangat menyesali, karena faktor-faktor libido yang berlebihan yang setiap hari. Termasuk mengkomsumsi film pornografi ditambah berinteraksi dengan santri-santri disana,” jelasnya Arist. (adm/gus)

Komentar

Rekomendasi