oleh

Jelang Rekrutmen CPNS, Tubaba Gelar Anjab

radarlampung.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) saat ini tengah melakukan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) Aparatur Sipil Negara (ASN)bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemkab setempat.

Langkah itu menindaklanjuti rencana pemerintah pusat membuka Penerimaan Calon Orgawai Negeri Sipil Daerah (CPNS) hingga ke daerah-daerah di tahun 2018 ini.

“Anjab dan ABK Masih dalam proses dimasing-masing OPD. Anjab ABK ini dilaksanakan setiap 5 tahunsekali, dan terakhir kita laksanakan tahun 2013. Tapi ini bersifat mendesak sehingga dengan segera kita lakukan, karena memang sudah ada perintah dari Kemenpan RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi),” ungkap Kabag Organisasi pada Setdakab Tubaba, Aang Pedri, S.Sos., Senin (15/1).

Menurutnya, Anjab dan ABK merupakan salah satu syarat dalam mengajukan kebutuhan pegawai, yang kemudian akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam menetapkan kuota penerimaan di masing-masing daerah.

“Setelah Anjab ABK selesai, baru selanjutnya BKD yang akan mengusulkan kebutuhan formasi CPNS secara elektornik melalui aplikasi e-Formasi dan paling lambat akhir Januari ini sudah diterima Kemenpan RB,” jelasnya.

Terkait usulan kebutuhan pegawai, khusus untuk pemerintah daerah Kemenpan RB memprioritaskan tenaga pendididikan, tenaga kesehatan, dan tenaga tekhnis infrastruktur.

“Hal ini tertuang dalam surat Menpan RB Nomor : B/750/M.SM.01.00/2017 tangga 13 Desember 2017 perihal Penyampaian Kebutuhan PNS tahun 2018,” paparnya lagi.

Hal senada juga diungkapkan Kabid Pengadaan Mutasi dan Diklat pada BKD Tubaba, Syahlan, SH, MM. Dia menyatakan, pihaknnya akan segera mengajukan kebutuhan pegawai ke Kemenpan RB setelah Anjab ABK selesai.

“Kita menunggu Anjab ABK selesai, baru setelah itu kita ajukan kebutuhan sesuai dengan Njab ABK tersebut. Pengajuan kita sampaikan dalam bentuk hardcopy baik surat ataupuncd, selain itu kita sampaikan juga melalui online dengan sistem e-formasi. Akhir Januari ini harus sudah sampai di Kemenpan RB,” ujarnya.

Mengenai formasi ataupun kuota CPNS yang akan diterima, Syahlan menyatakan bahwa pusatlah yang akan menetapkannya, namun pihaknya optimis Kabupaten Tubaba akan mendapatkan kuota CPNS tahun 2018. Apalagi, imbuhnya, belanja tidak langsung atau belanja pegawai pada APBD Kabupaten Tubaba, memang lebih kecil dari belanja tak langsung yang dialokasikan untuk pembangunan.

“Salah satu syarat dari Kemenpan RB, belanja pegawai dibawah 50 persen,” pungkasnya. (fei/gus)

Komentar

Rekomendasi