oleh

Pertanyakan Kasus Penganiayaan Anak Kandung

radarlampung.co.id – Oktavia (32) warga kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala mempertanyakan kasus penganiayaan anaknya SA (14) yang mandek di Polsek Menggala.

Oktavia menceritakan, SA dianiaya oleh Yuhari yang merupakan ayah kandungnya sendiri.

Kejadian berawal pada 19 November 2017 lalu, saat itu SA mengantarkan bibinya Ita Wati ke jalan lintas timur Bawanglatak di rumah makan Siger.

Sesampainya di lokasi, tiba tiba Yuhari datang dan langsung memukul SA menggunakan sandal jepit. Setelah itu sempat terjadi cekcok beberapa saat, lalu Yuhari pun meninggalkan tempat kejadian.

“Setelah itu saya ajak anak saya visum di RSUD Menggala, luka bengkak di pipi kiri,” ungkap Oktavia.

Setelah itu lanjutnya, Dia mengajak SA untuk melaporkan peristiwa penganiayaan terebut ke Mapolsek Menggala.

Menurut Oktavia, sejak dilaporkan hingga saat ini kasus tersebut belum ada tindaklanjut.

“Tapi sampai dua bulan ini belum ada kejelasan, mandek,” lanjutnya.

Hal ini merujuk surat tanda laporan nomor LP/596/XI/2017/Polda Lampung/Res Tuba/Sek Gala tertanggal 19 November 2017.

Sementara itu, Kapolsek Menggala AKP I Nyoman Cenik mengaku telah memanggil terlapor untuk dilakukan BAP.

“Sudah kita panggil kok. Rencana mau kita konfrontir dulu karena keterangan saksi saksi berbeda beda,” akunya.

AKP Nyoman Cenik menambahkan, pihaknya masih menunggu satu saksi lagi untuk dimintai keterangan “Tapi saksinya sedang ada di Jakarta. Jadi kita tunggu kepulangannya,” tandasnya. (nal/gus)

Komentar

Rekomendasi