oleh

Herman HN, Trauma dengan Pilgub Sebelumnya

radarlampung.co.id – Bakal calon gubernur Lampung, Herman HN, mengingatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar mengawasi Pilkada dengan baik. Hal itu ia katakan lantaran dirinya pernah trauma pada Pilkada tahun 2014 silam.

“Ini harus komitmen benar dan jangan sampai terulang kembali. Saya ingin pilkada ini jujur dan rakyat Lampung sejahtera,” jelasnya di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (17/1).

Mengenang masa lalu, lanjut Herman, dirinya pernah dikhianati oleh lawan politiknya. Ia pernah dituduh memberikan sesuatu kepada masyarakat yang padahal bukan dari dirinya.

“Seperti tahun lalu kan ada penghianat. Ada yang bagi-bagi ke masyarakat padahal bukan saya dan dibilangnya saya. Saya hanya mengingatkan saja dan saya ingin pilkada ini diawasi dengan baik. Jangan nanti saya aja yang diawasi, tapi yang lainnya tidak diawasi,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengatakan, pihaknya mengingatkan kepada seluruh paslon untuk tidak melanggar apa yang telah di sepakati.

“Seperti melakukan black campaign, tidak boleh kampanye di tempat ibadah, tempat lembaga pendidikan, tidak boleh memasang atribut kampanye terkecuali  selain yang telah disepakati oleh KPU dengan LO paslon,” ujarnya, saat ditemui di Kantor KPU Lampung, Selasa (16/1).

Ia pun berharap, para paslon dapat mentaati peraturan kampanye tersebut dan tidak melanggarnya.”Untuk melakukan pengawasan itu, kami telah menurunkan beberapa petugas bawaslu untuk melakukan pengawasan,” tandasnya. (adm/gus)

 

Komentar

Rekomendasi