oleh

Soal Senpi, Ini Imbauan Wabup Tubaba

radarlampung.co.id – Wakil Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Fauzi Hasan, MM, meminta agar masyarakat Tubaba dapat bergerak cepat menyerahkan atau melaporkan jika ada salah satu warga dalam sembilan kecamatan ini yang memiliki senjata api (senpi) baik rakitan maupun otomatis kepada aparat penegak hukum.

Sehingga tidak ada satu pun warga Tubaba terjerat oleh hukum yang memang melarang seluruh warga negara menggunakan atau menyimpan senjata api dalam bentuk apapun.

“Sebab yang boleh memakai itu telah diatur oleh undang-undang seperti aparat kepolisian TNI, dan jajaran penegak hukum serta lembaga lainnya,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, Rabu (17/1).

Fauzi juga meminta agar siapa pun yang mengetahui rekan atau kerabatnya memiliki senjata tersebut dapat menyerahkannya melalui aparat tiyuh atau keluarganya yang mempunyai hubungan dengan aparat. Karenanya ia menjamin, jika dengan kesadaran sendiri warga menyerahkan senpi tersebut, maka tidak akan bermasalah dengan hukum.

Yang ia sampaikan menurut mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tubaba ini memang sebatas imbauan. Sebab dirinya tidak ingin jika kelak ada warga Tubaba yang tersandung hukum akibat adanya kepemilikan senjata api secara ilegal atau tanpa hak.

“Lihat itu yang di tangkap Polisi di Lampung Timur. Karenanya jangan pernah coba-coba, berusaha dan bekerjalah dengan cara yang benar,” tuturnya.

Peredaran senjata api rakitan di Lampung menurutnya memang mengkhawatirkan, sehingga dirinya bersyukur aparat kepolisian berhasil membongkar pabrikan yang berada di Desa Tanjung Sari, Lampung Timur tersebut.

“Kita bersyukur memberikan apresiasi yang tinggi kepada aparat penegak hukum, mohon kiranya ditelusuri betul ke mana saja barang itu telah diedarkan,” tuturnya.

Kepada aparatur Tiyuh se-Kabupaten Tubaba, Fauzi meminta agar mengawasi warganya, sehingga tidak terkait dengan berbagai hal yang memang telah diatur dalam perundang-undangan.

“Salah satunya narkoba atau kejahatan lainnya yang juga dapat dipastikan akan tertangkap. Sebab saat ini kerja sama antara Poliri dan TNI semakin diintensifkan, sehingga saya meyakini pasti akan berhadapan dengan hukum,” tutup Fauzi. (fei/gus)

Komentar

Rekomendasi