oleh

Duh, Banyak Muncul Nama Siluman

radarlampung.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung telah mengundi kios maupun amparan pasar Wayhalim. Namun, dalam proses pengundiannya, para pedagang banyak yang tidak dapat kios. Sehingga pengundiannya dinilai tidak transparan.

Seperti yang diungkapkan Amrin Alwis (58) salah satu pedagang pasar Wayhalim. Meski sudah 18 tahun berdagang ditempat itu, namun dia tidak mendapatkan kios hasil undian.

“Saya ini sudah 18 tahun berdagang, sudah 4 tahun ini saya menyewa kios. Tapi pas ada pengundian, nama saya nggak tercantum. Saya bingung, apa dasar mendapatkan kios itu,” ungkap Amrin, Senin (22/1).

Menurutnya, ada beberapa orang yang sebelumnya berdagang di pasar tersebut tidak mendapatkan kios. Sedangkan ada yang tidak berdagang sama sekali, justru mendapatkan tempat itu.

“Bahkan, saya dengar ada 5 jatah anggota DPRD Bandarlampung yang mendapatkan kios. Pengundian kios ini banyak nama yang siluman, ada yang baru beberapa bulan dagang, mereka dapat kios. Kami yang sudah lama dagang, nggak dapat,” ucap pria yang berdagang servis dan jual beli jam tangan ini.

Untuk memastikan hal tersebut, Radar Lampung menghampiri petugas pengundian untuk melihat nama-nama yang mendapatkan amparan. Namun, pengundian di Pos 4, petugas pengundian melarang wartawan ini melihat nama yang mendapatkan kios.

“Maaf mas, nggak boleh lihat, ini rahasia (nama-nama pedagang yang mendapatkan kios),” ucap petugas pengundian yang enggan menyebutkan namanya sambil menarik kertas yang ada nama-nama pedagang. (yud/gus)

Komentar

Rekomendasi