oleh

Kejati Turun Tangan Soal DBH

radarlampung.co.id – Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung turun tangan soal kemelut Dana Bagi Hasil (DBH) Kota Bandarlampung 2017 yang belum dibayarkan Pemprov. Kejati telah berkordinasi dengan Bank Lampung terkait mekanisme pembagian DBH yang tak kunjung keluar.

Asisten Intelejen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Leo Simanjuntak mengatakan, Wali Kota Bandarlampung Herman HN telah menunjuk kuasa kepada Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejati untuk meminta dimediasi karena ada DBH Kota yang belum turun dari Provinsi Lampung.

“Kemarin Asdatun sudah mempertanyakan dan ini masalah proses. Tetapi setelah bulan Desember kita mediasi kok datang lagi masyarakat, berarti belum cair ini. Makanya kami coba mau mediasi lagi antara provinsi dan pihak pejabat-pejabat seperi Bappeda dan lainnya terkait kendalanya seperti apa,” jelasnya, Senin (22/1).

Terpisah, Asdatun Kejati Lampung Sugeng Hariadi mengatakan, sebelum guru honorer tersebut berdemo, pihaknya sudah melakukan mediasi ke Bappeda melalui JPN Kejati Lampung.

“Kami sudah coba mediasi itu dan kami akan terus memonitor. Sebab bagaimanapun kami tetap akan melakukan mediasi itu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah mendapatkan gambaran kepada salah satu perwakilan guru bahwa DBH belum terbayar selama enam bulan.

“Oleh karena itu kami ingin mencoba mediasi lagi terkait apa kendalanya dan kesusahannya sehingga belum dibagikan,” tutupnya. (adm/gus)

Komentar

Rekomendasi