oleh

Disperindag Waykanan OP 7,5 Ton Beras

radarlampung.co.id – Setelah Wakil Gubernur Bachtiar Basri bersama Bupati Waykanan H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M  menggelar Operasi Pasar (OP) beras di Pasar Baradatu, pada Senin (22/1), giliran       Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten Waykanan menggelar OP beras di Pasar Pemda KM 02 Blambanganumpu, Rabu (24/1) .

OP beras yang dibuka langsung oleh Sekkab Waykanan Saipul .S.Sos.MIP. Menurut Kadis Perindag Waykanan, Yunada Atik mengatakan, operasi beras akan diturunkan sebanyak 7,5 ton. “Mudah- mudahan dapat meringankan beban masyarakat setempat. Menyusul tingginya harga beras medium  yang menyentuh angka Rp13 ribu/kg,” ungkapnya.

Beras medium bersubsidi yang diberikan oleh pemprov dijual dengan harga Rp8500/kg di mana harga tersebut lebih rendah daripada harga yang ditetapkan oleh pemerintah pusat yaitu Rp9.350/Kg. Selain itu, Pemkab Waykanan juga akan bermitra kepada pedagang-pedagang yang ada untuk menjual kembali beras medium dari Bulog.

Yunada meneruskan, OP beras ini sesuai dengan Permendagri No 57 tahun 2017. Dimana harga HET beras medium Rp9.450 dan Operasi pasar tersebut akan berlangsung sampai 31 Maret 2018. Beras yang dipersiapkan mulai dari berat 5 kg yang dijual dengan harga Rp42.500 dan 15 kg dengan harga Rp127.500.

Sekkab, mengatakan, semoga dengan diadakan operasi pasar ini dapat meringankan masyarakat dalam permasalahan beras yang saat ini melambung tinggi. (sah/gus)

Komentar

Rekomendasi