oleh

Dewan Gerah Soal Keluhan Penggunaan Dana Desa

DPRD Geram Soal Keluhan Penggunaan Dana Desa

radarlampung.co.id – DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba) geram dengan banyaknya informasi dari masyarakat yang mengeluhkan hasil pembangunan melalui Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).

Sebab banyak sekali informasi yang masuk baik melalui telepon maupun disampaikan secara langsungkepadanya. Seperti yang diungkapkan Beni dan Paisol, SH, anggota DPRD Tubaba dari Partai Demokrat.

“Selama ini banyak masyarakat mengeluhkan hasil pembangunan dengan menggunakan uang yang digelontorkan pemerintah ke tiyuh-tiyuh se-Tubaba tersebut,” ungkap Paisol, Sabtu (27/1).

Keluhan terjadi seperti bangunan yang rusak sebelum waktunya, bukan kebutuhan utama masyarakat setempat, dan masyarakat tidak pernah diberi tahu alokasi dana yang masuk ke tiyuh-tiyuh.

Karena itu, dua wakil rakyat ini meminta agar aparat penegak hukum seperti Kejaksaan dan Kepolisian serta LSM yang ada di Tubaba bergerak
cepat sehingga anggaran tahun 2018 dapat tepat guna dan tepat sasaran.

“Kalau ada yang salah silakan ditindak, supaya tidak keterusan. Ini banyak pengaduan ke kita, tetapi ketika ditanya selalu mengatakan telahsesuai ketentuan, sehingga debat kusir terus,” terangnya.

Beni dan Paisol mengusulkan agar aparat kejaksaan dan kepolisian turun ke tiyuh-tiyuh dan mengecek secara langsung bangunan fisik yang telah dilaksanakan. Misalnya talud, dapat langsung dicek di lapangan, apakah disela-sela bangunan tersebut diisi tanah agar biaya semen dan pasir dapat dikurangi sehingga masuk menjadi keuntungan pemborong.

“Coba cek, benar tidak diisi semen, benar tidak habis berapa kubik batu yang digunakan untuk onderlaag,” terangnya. (fei/gus)

Komentar

Rekomendasi