oleh

Mencuat Dugaan Motif Dendam

radarlampung.co.id – FA (32) salah satu saksi mata saat peristiwa pembunuhan Erik Handoko (24) warga Jalan Dr. Setia Budi, Kelurahan Sukarame II, Kecamatan Telukbetung Barat, Bandarlampung, Minggu (28/1) punya kesaksian soal pembunuhan Erik.

Menurutnya, dinihari korban datang bersama pelaku (RI) menghampiri rombongan anak-anak muda yang sedang bermain gaple.

“Lalu, kemudian korban duduk dipinggir jalan tidak jauh dari tempat rombongan. Sedangkan pelaku (RI) ikut bergabung dan sempat berbisik kepada rekannya yang berinisial DYT, bahwa dia baru saja ditodong oleh korban dan kawan-kawannya dan sepeda motornya juga dikerjain hingga rusak dan tidak bisa jalan,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, Minggu (28/1).

Setelah itu, sesaat setelah berkata seperti itu kemudian pelaku langsung mengambil pisau rekannya DYT yang biasa dipakai untuk membelah durian. Saat akan melakukan penusukan itu tangan pelaku sempat ditahan oleh rekaannya yaitu DYT. Namun karena pelaku bersikeras maka DYT melepaskan tangan pelaku,” jelasnya.

Lalu selanjutnya, pelaku langsung menghampiri korban dan menusukkan pisau kebadan korban sebanyak tiga kali setelah berhasil melukai korban.

“Pelaku selanjutnya melarikan diri kearah bawah sedangkan korban berjalan terhuyung ke arah atas hingga akhirnya meninggal dunia sesaat kemudian,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Harto Agung Cahyono mengatakan, dari olah tempat kejadian perkara korban ditusuk dengan pisau sebanyak tiga kali.

“Yang mengakibatkan luka di bagian paha atas sebelah kanan, perut samping bagian kiri dan dada samping sebelah kiri yang mengakibatkan korban meninggal dunia sesaat setelah kejadian,” kata dia.(ang/pip/gus)

Komentar

Rekomendasi