oleh

Aksi Saling Jambak, Kakak Beradik Divonis Empat Bulan

radarlampung.co.id – Aksi saling jambak antara Mellya (34), PNS Pemkot Bandarlampung, Bagian Perekonomian bersama Afrinia (29) dan Ade Neisya  (25) berakhir di Persidangan Pengadilan Negeri, Tanjungkarang, Selasa (30/1).

Dua terdakwa yang merupakan kakak beradik itu dijatuhi hukuman penjara selama empat bulan. Keduanya terbukti melanggar Pasal 170 ayat (1), ayat (2) ke 1. “Menjatuhkan kurungan penjara selama empat bulan,” kata Majelis Hakim Mansyur, Selasa (30/1).

Sebelumnya kedua terdakwa dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Adi Wibowo dengan kurungan penjara selama delapan bulan. Hal yang memberatkan perbuatan terdakwa membuat korban luka-luka dan juga belum ada perdamaian. Sedangkan hal yang meringankan kedua terdakwa mengakui, tidak berbelit-belit dan menyesali.

“Atas putusan itu kami menyatakan pikir-pikir,” ujar kedua terdakwa dan JPU.

Peristiwa bermula saat Afrinia dan Ade mendatangi kediaman ayahnya (alm) Irsanudin Sagala di Jl. Arief Rahman Hakim, Wayhalim, Bandarlampung pada 12 Oktober lalu. Kemudian, kakak beradik ini, Afrinia dan Ade menghampiri terdakwa yang akan memasuki rumahnya dan memakinya.

Setelah itu, lanjut JPU, terdakwa mengambil sandal yang berada disekitarnya dan diayunkan ke hadapan korban sehingga mengenai pipi Ade Neisya. “Kemudian terjadi saling jambak rambut antara terdakwa dengan korban. Terdakwa juga memelintir jari telunjuk kanan korban,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah terjadi keributan kemudian keluar suami terdakwa dan menenangkan istri dan kedua anaknya. Ia juga meminta kedua anaknya untuk segera pulang. Kasus ini akhirnya dilanjutkan ke jalur hukum hingga kedua terdakwa divonis empat bulan. (adm/gus)

Komentar

Rekomendasi