oleh

Pakai 11 Teleskop, Pemantauan Gerhana Bulan di Itera Ramai

radarlampung.co.id – Sejumlah masyarakat menyaksikan fenomena alam gerhana bulan total yang bisa disebut Super Blue Blood Moon di Institut Teknologi Sumatera (Itera), pada Rabu (31/1). Dalam hal ini Itera menyediakan 11 teleskop untuk masyarakat.

Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Ofyar Z. Tamin mengatakan, pihaknya sengaja mengajak masyarakat untuk melihat fenomena alam yang jarang terjadi ini.

“Ya ini salah satu bentuk pemberian dari Itera kepada masyarakat, untuk melihat gerhana bulan total. Ini merupakan purnama yang sangat besar. Untuk itu kita bisa menyaksikannya bersama-sama,” ujarnya, kepada radarlampung.co.id, Rabu (31/1) malam.

Menurutnya, gerhana bulan total yang disebut Super Blue Blood Moon ini merupakan gerhana yang sangat khas. Dimana terjadi 150 tahun sekali. “Dan ini merupakan gerhana bulan yang paling dekat,” jelasnya.

Pantauan radarlampung.co.id, ratusan masyarakat telah banyak mendatangi kampus Itera untuk melihat fenomena alam sekali seumur hidup. Tidak hanya masyarakat Bandarlampung saja yang telah memadati pinggiran embung Itera, banyak juga masyarakat dari Palembang, dan Jakarta yang datang ke Kampus Itera.

Yemima (18) salah satu mahasiswa teknik geofisika Itera mengatakan, fenomena alam ini merupakan sekali seumur hidup dalam dirinya. Untuk itu ia bersama teman-temannya tidak akan melewati sedikitpun gerhana bulan total ini.

“Ya, kesempatan seperti ini memang jangan sampai terlewatkan. Apalagi fenomena alam ini merupakan sekali dalam seumur hidup, jadi beruntung sekali bisa melihat gerhana bulan total ini,” kata dia. (ang/gus)

Komentar

Rekomendasi