oleh

Ini Jawaban RSUDAM, Terkait Penghadangan Ambulans Gratis

radarlampung.co.id – Humas Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Ahmad Sapri membenarkan adanya penghadangan Ambulans gratis yang masuk ke RSUDAM untuk mengangkut jenazah warga Karang Anyar, Lampung Selatan.

Namun menurut Sapri, penghadangan tersebut sebenarnya hanya untuk antisipasi agar tidak terjadinya Ambulans ilegal yang masuk dan mengangkut jenazah di RSUDAM.

“Itu sebenarnya untuk mengantisipasi aja. Kan ada biasanya Ambulance ilegal yang markir sembarangan di depan RSUDAM,” katanya kepada radarlampung.co.id, Jumat (2/2) malam.

Sapri juga membenarkan bahwa Ambulans gratis dari Pemkot tidak diperkenankan mengambil jenazah didalam RSUDAM. Karena menurutnya, RSUDAM sendiri telah memiliki Ambulance untuk mengantar jenazah.

“Kecuali keluarga pasiennya menolak dan telah menandatangani bahwa tidak ingin memakai Ambulans dari RSUDAM. Lagi pula kan kita ada Ambulans khusus jenazah dan khusus rujuk pasien sakit,” jelasnya.

Saat ditanyai apakah petugas RSUDAM telah memberikan surat penandatanganan bahwa keluaraha pasien tidak ingin memakai Ambulans RSUDAM, Sapri mengatakan tidak mengetahui hal itu.

“Kalau itu saya tidak tahu apakah petugas sudah menyodorkan surat bahwa keluarga pasien tidak mau menggunakan Ambulance RSUDAM. Yang jelas peraturannya seperti itu di RSUDAM, mobil Ambulance tidak boleh mengambil jenazah di RSUDAM selain sudah ada tandatangan dari keluarga pasien,” pungkasnya.(adm/ang)

Komentar

Rekomendasi