oleh

Kemenag Metro, Belum Dengar Ada Pungli

radarlampung.co.id – Kementerian Agama Kota Metro menyatakan belum menerima laporan dari wali murid terkait, adanya laporan untuk Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 1 Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara, turun dari jabatannya terkait pungutan liar di yayasan tersebut.

Kepala Kantor Kemenag Kota Metro, Johan Yusuf melalui Kasubag Tata Usaha Kemenag Kota Metro Syahro Marwan mengatakan, saat ini pihaknya belum menerima laporan dari wali murid MIM Banjarsari untuk menurunkan jabatan kepala sekolah tersebut.

“Kita juga belum mengetahui secara pasti bagaimana duduk persoalannya. Kalau ada semacam surat atau permintaan infaq sumbangan, dan itu dibawah lembaga pendidikan swasta. Itu tanggung jawab yayasan dan juga kewenangan penuh dari pengurus yayasan dengan kesepakatan musyawarah,” ujarnya, kepada radarlampung.co.id Kamis (1/2) kemarin.

Menurutnya, sekolah-sekolah dibawah naungan yayasan mempunyai kebijakan serta aturan sendiri. “Seperti soal tarikan pungutan kepada siswa pastinya harus musyawarah kepada orangtua murid, setuju atau tidaknya,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Wali murid Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 1 Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara, menuntut kepala sekolah yayasan tersebut untuk turun dari jabatannya. Hal tersebut diduga adanya pungutan liar di sekolah tersebut.

“Ya pengen ketemu saja untuk menanyakan sumbangan Rp25 ribu yang mengatasnamakan kupon berhadiah akhirat. Ya itu kenapa tidak musyawarah dulu, jadi anak-anak pulang langsung diberi kupon itu. Ya jadi kami mau pertanyakan itu,” kata Siti Komariah, salah satu wali murid.(rur/ang)

Komentar

Rekomendasi