oleh

Polsek Panjang, Amankan Bajing Loncat

radarlampung.co.id – Satu dari tiga tersangka bajing loncat berhasil ditangkap aparat Polsekta Panjang, Bandarlampung. Tersangka bernama Luki Andri alias Andre (20) warga Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandarlampung.

Kronologi penangkapan tersangka, berawal dari terbongkarnya sepeda motor yang digunakan tersangka untuk beraksi diketahui bukan miliknya. Andre ditangkap saat akan pulang dari tempat kerjanya di CV. Bumi Waras, Way Lunik, Panjang, Rabu (31/1).

Kapolsekta Panjang Kompol Sofingi menjelaskan, kejadian berawal saat Andre dan dua rekannya Angga dan Yogi (DPO) melakukan pencurian gula yang sedang dibawa oleh truk dengan cara memanjat bagian belakang mobil. Saat itu, Andre yang memanjat bagian belakang truk, sedangkan dua rekannya menunggu dibelakang sambil mengendarai sepeda motor bernomor polisi BE5140CH.

“Kejadian di Jalan Raya Soekarno Hatta, Panjang, Bandarlampung, mobil akan menuju Bakauheni. Saat itu tersangka berada diatas mobil kemudian sampai Jalan Soekarno Hatta tepatnya didepan rumah makan bahagia tersangka menurunkan barang dan disambut oleh dua rekannya. Pas mau bawa pergi barangnya, ada warga yang melihat dan melapor ke polisi sehingga kami datang dan kemudian mereka yang melihat kedatangan polisi langsung melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor dan gula,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, Sabtu (3/2).

Saat ketiganya melarikan diri, lanjut Sofingi, gula dan sepeda motor nya dibawa ke Mapolsek Panjang. Kemudian anggotanya mengejar sopir truk tersebut untuk diminta melapor ke Polsekta Panjang.

“Beberapa harinya datang pemilik motor dan mengatakan bahwa, motor itu miliknya. Kemudian kami mintai keterangan dan ia mengatakan motor yang membawanya tersangka. Kami langsung mendatangi rumahnya dan tidak menemukan tersangka kemudian kami mendapat informasi bahwa tersangka kerja di CV. Bumi Waras, Way Lunik. Dari situ, anggota menunggu dan saat akan pulang, tersangka langsung diringkus,” terangnya.

Atas perbuatan tersangka, korban yang diketahui bernama Bakri (51) warga Terbanggi Besar, Lampung Tengah mengalami kerugian dua karung gula dengan berat 100 kilogram dan ditaksir uang sebesar Rp1,8 juta. Akibat dari perbuatannya, Andre terpaksa mendekam dipenjara untuk menyesali perbuatannya.(adm/ang)

 

Komentar

Rekomendasi