oleh

Satresnarkoba Polres Lampura Ringkus Dua Bandar Narkoba

radarlampung.co.id – Team Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara (Lampura) berhasil meringkus dua bandar narkoba jenis sabu-sabu di salah satu rumah tersangkap. Satu dari tersangka tersebut, berstatus aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampura.

Penangkapan dipimpin langsung Kasat Narkoba, Iptu Andri Gustami tersebut, berhasil menyita barang bukti satu paket shabu ukuran besar dengan berat 5 gram, dan dua paket shabu ukuran sedang masing-masing seberat 1 gram, serta satu unit Hp.

Kedua tersangka adalah, Syamriyal bin Pesawik Musa (36) dan seorang rekannya Ali Yamin bin Mursalin (41) warga jalan Abung Raya Timur Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Lampura tersebut, kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

“Kita ringkus di kediaman salah satu tersangka. Dari barang bukti yang berhasil kita amankan, kedua pelaku tersebut merupakan bandar narkoba jenis sabu-sabu,” ujar Iptu Andri Gustami.

Menurutnya, kedua tersangka telah lama menjadi incaran pihaknya, terkait peredaran narkoba di wilayah huikum polres lampura.

Sepakterjang kedua pelaku, sambung Mantan Kanit III Tipter Polres Lampura itu, cukup meresahkan masyarakat di wilayah tempat tinggalnya.

“Keduanya memasarkan barang haram tersebut di lingkungan tempat tinggalnya. Bahkan, sebagainnya di pasarkan di luar Kecamatan Kotabumi,” terang Andri Gustami.

Hasil pemeriksaan sementara, kedua tersangka memang telah lama menjadi bandar narkoba jenis sabu-sabu. Kedua juga dikenal amat licin dalam menjalankan bisnis haramnya tersebut.

“Mendapat informasi jika keduanya berada di rumah salah satu tersangka, maka anggota bergerak cepat dan berhasil meringkusnya. Saat ini kedua tersangka masih menjalankan pemeriksaan intensif,” kata dia.

Pihaknya juga masih melakukan pengembangan, guna meringkus bandar besar sekaligus pemasok barang haram tersebut. Menurutnyanya, kedua tersangka sampai saat ini masih bungkam dan tidak ingin buka suwara dari mana mereka mendapatkan barang tersebut.

“Kita masih mengembangkan kasus ini, guna untuk memutuskan tali rantai peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Lampura. Jadi tidak ada ampun terhadap bandar maupun pemakai. Tidak ada pandang bulu. Jika terbukti, maka akan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkasnya.(ozy/ang)

Komentar

Rekomendasi