oleh

DPRD Lampung-Pemprov Bersinergi Melakukan Pembangunan Infrastruktur

radarlampung.co.id  –  DPRD Lampung sedang mengkaji rencana pemprov meminjam Rp600 miliar kepada PT SMI. Demikian keterangan Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal usai rapat paripurna penyampaian raperda pengajuan pinjaman daerah di ruang rapat paripurna, Senin (12/2).

’’Kami akan melakukan kajian terlebih dahulu terhadap pengajuan itu. Tentunya kami analisis dahulu kebutuhan riilnya berapa,” kata Dedi.

Dia melanjutkan, pihaknya bersama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) membahas kebijakan pemprov itu. ’’Soal ini tidak bisa diputuskan secara sepihak. Makanya kami membahasnya bersama Bapemperda,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Lampung Imer Darius dan Ismet Roni didampingi Plt. Sekprov Lampung Hamartoni Ahadis saat rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi atas raperda pengajuan pinjaman daerah kemarin (13/2). Foto-foto Humas Pemprov Lampung
Wakil Ketua DPRD Lampung Imer Darius dan Ismet Roni didampingi Plt. Sekprov Lampung Hamartoni Ahadis saat rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi atas raperda pengajuan pinjaman daerah kemarin (13/2). Foto-foto Humas Pemprov Lampung

Dedi juga menyarankan dinas terkait untuk melakukan uji publik terlebih dahulu meski sebenarnya besarannya sudah masuk dalam draf anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Lampung tahun anggaran 2018.’’Ya sebagai pelengkap administrasi saja. Tetapi tetap ada kajian terlebih dahulu. Sebab setelah pandangan umum fraksi langsung dilakukan pembentukan pansus,” terangnya.

Sementara itu Wakil Ketua I DPRD Lampung Imer Darius mengungkapkan, kebijakan ini ditempuh mengingat kondisi keuangan daerah tidak mencukupi. Di sisi lain, pembangunan infrastruktur harus tetap berjalan.

Suasana rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi atas raperda pengajuan pinjaman daerah kemarin (13/2).
Suasana rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi atas raperda pengajuan pinjaman daerah kemarin (13/2).

’’Di satu sisi, kegiatan pilkada juga tidak bisa dihindarkan. Untuk itu, kami rasa perlu dan ini (rencana meminjam Rp600 miliar kepada PT SMI, Red)  juga saran dari Mendagri,” ungkap Imer setelah rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi atas raperda pengajuan pinjaman daerah di ruang rapat paripurna kemarin (13/2).

Mengenai skema pengembalian pinjaman, Imer menjelaskan ditenggat selama satu tahun anggaran. ’’Ah saya kira bisa kok. Satu tahun anggaran selesai,” tegasnya. (abd/gus)

Komentar

Rekomendasi