oleh

Mustafa Mundur dari Ketua DPW NasDem

radarlampung.co.id – Pasca ditetapkan nmenjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam perkara dugaan suap, Bupati Lampung Tengah (nonaktif) Mustafa mundur dari jabatan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Lampung.

Jabatan ketua DPW Partai NasDem Lampung, sementara akan diisi oleh Plt. Ketua DPW  NasDem Taufik Basari.

“Iya benar, saya ditunjuk sebagai Plt Ketua DPW Partai NasDem Lampung,” ujarnya melalui sambungan telpon kepada radarlampung.co.id, Jum’at (16/2) malam.

Sebelumnya, KPK resmi menetapkan Bupati Lampung Tengah, Mustafa sebagai tersangka kasus dugaan suap persetujuan DPRD terkait pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah T.A. 2018.

Hal itu sebagaimana diinformasikan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif melalui pesan singkat beberapa saat tadi (Jumat, 16/2).

“Hari ini, Jumat 16 Februari 2018, setelah dilakukan pemeriksaan di kantor KPK, diputuskan perkara ditingkatkan ke penyidikan dengan tersangka MUS, Bupati Lampung Tengah periode 2015-2020,” kata dia seperti dikutip rmol.co (grup radarlampung.co.id).

Laode menjelaskan, pihaknya juga sudah melakukan penahanan terhadap Mustafa yang juga maju menjadi Calon Gubernur Lampung dalam Pilkada serentak 2018 itu.

“Terhitung tgl 16 Februari 2018 ini pula dilakukan penahanan selama 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di K4,” jelasnya.

Laode melanjutkan, Mustafa diduga secara bersama-sama menjadi pemberi suap kepada anggota DPRD Lampung Tengah agar menyetujui usulan pinjaman daerah kepada PT SMI sebesar Rp 300 miliar.

Oleh KPK, Mustafa disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (adm/jpg/rlo/ang)

Komentar

Rekomendasi