oleh

Temui Orang Tua Tiga Bocah Tewas, Ini Kata Umar Ahmad

radarlampung.co.id – Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad, S.P. mengunjungi rumah Asep Silahudin dan Ngadimin warga yang tertimpa musibah akibat anak-anaknya meninggal dunia setelah tenggelam di lubang bekas galian tanah.

Terlihat, pada kunjungan Senin (26/2) siang itu, bupati muda itu tak kuasa menunjukkan kesedihan dan rasa duka cita mendalam atas apa yang menimpa warganya itu.

Umar datang bersama Kadis Sosial H. Rasidi SH, didampingi sejumlah pejabat Pemkab Tubaba sekitar Pukul 09.30 WIB. Ia menemui dua keluarga yang terkena musibah. Didampingi Kepala Tiyuh, Rustam serta aparatur tiyuh lainnya.

Mantan Ketua DPRD Tubaba ini berharap agar keluarga dapat diberi ketabahan, karena menurutnya peristiwa tersebut merupakan kehendak Yang Maha Kuasa.

“Sebagai masyarakat sekaligus pimpinan daerah Tubaba Umar saya sangat prihatin sekaligus berbela sungkawa yang sangat dalam atas musibah tersebut,” ungkap Umar kepada radarlampung.co.id.

Kadis Sosial Rasidi SH mengatakan, bahwa kunjungan bupati ke rumah wargaSumber Rejo tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya.

“Secara pribadi beliau sangat berduka, apalagi Pak Asep itu anaknya dua sekaligus, sedangkan Pak Ngadimin satu. Jadi jumlahnya tiga orang anak yang tenggela kemarin,”paparnya.

Seperti diberitakan radarlampung.co.id Khoirul Fuad bin Ngadimin (7) warga Tiyuh Sumber Rejo, RK 2 RT 8, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tubaba. Rifki (10) dan Fani (7) bin Asep Silahudin juga merupakan warga Tiyuh Sumber Rejo, RK 2 RT 5 meninggal dunia.

Itu setelah Minggu (25/2) sekitar Pukul 12.45 WIB ketiganya ditemukan warga dalam keadaan tidak bernyawa akibat tenggelam di galian tanah di belakang Balai Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Tumijajar, Tubaba. (fei/gus)

Komentar

Rekomendasi