oleh

Lelang Fair 2018: Puncak Pekan 110 Tahun Lelang Indonesia

radarlampung.co.id – Memuncaki Pekan 110 Tahun Lelang Indonesia, seluruh kantor vertikal di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) secara serentak menyelenggarakan Lelang Fair di seluruh Indonesia, tak terkecuali Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandarlampung. Lelang Fair diselenggarakan di pelataran parkir KPKNL Bandar Lampung, Rabu (28/2).

Kepala KPKNL Bandarlampung Didith A. Andiana menyatakan, Lelang Fair ini merupakan puncak dari peringatan 110 Tahun Lelang Indonesia yang telah diadakan selama sepekan.

Didith menerangkan pula, dalam Pekan 110 Tahun Lelang Indonesia, KPKNL Bandarlampung telah menyelenggarakan banyak kegiatan antara lain KPKNL Goes to School di SMP Negeri 3 Bandarlampung pada tanggal 19 Februari 2018 dan Visit KPKNL oleh Visit SMKN 4 Bandarlampung pada tanggal 22 Februari 2018.

“Dua kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan tusi KPKNL Bandarlampung, khususnya lelang, kepada generasi muda,” ujarnya.

Banyaknya pengunjung Lelang Fair 28 Februari di KPKNL Bandarlampung juga tak lepas dari serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk menjaring masyarakat luas antara lain siaran langsung on air di RRI Bandarlampung, mini expo dan simulasi lelang di Mall dan acara Car Free Day (CFD).

Mini expo diadakan selama sepekan sejak tanggal 19 sampai dengan 25 Februari di Mall Boemi Kedaton (MBK). “Kita juga mengadakan acara simulasi lelang di atrium MBK pada Sabtu malam 24 Februari,” jelasnya.

Pada kegiatan CFD yang digelar pada Minggu pagi (25/2), KPKNL Bandarlampung dan stakeholder mendirikan stand pameran di Simpang Tugu Adipura. “Pada kegiatan CFD kita menggandeng pihak perbankan untuk ikut serta membuka booth promosi,” terangnya.

Kepala Kanwil DJKN Lampung dan Bengkulu Ekka S. Sukadana, saat memberikan sambutan menyatakan bahwa lelang Indonesia telah berlangsung selama 110 tahun. “Mulainya pada tahun yang sama dengan berdirinya Boedi Oetomo,” tuturnya. Ia menjelaskan tentang posisi KPKNL sebagai pelaksana lelang di Indonesia. “Undang-undang mewajibkan lelang melalui institusi kami,” ujarnya.

Mengomentari tema yang diusung pada perhelatan akbar ini, Ekka menyinggung tentang lelang elektronik, yang dikenal dengan e-auction. “Tema kita adalah modernisasi lelang untuk jual beli yang Lebih handal dan tepercaya,” katanya. “Semangat e-Auction adalah agar lelang lebih kompetitif, transparan, dan adil,” tambahnya. (rls/ang)

 

Komentar

Rekomendasi