oleh

Seminar Kekayaan Intelektual Geografis Kanwil Kemenkumham Diikuti 200 Peserta

radarlampung.co.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kanwil Kemenkumham RI), menyelenggarakan Seminar Kekayaan Intelektual Dibidang Indikasi Geografis dan Kekayaan Intelektual Komunal. Acara digelar di Ballroom Hotel Novotel Lampung, Selasa (6/3).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kementerian Hukum dan HAM RI, Bambang Haryono yang juga sekaligus sebagai Keynote Speach dan sebanyak 200 peserta dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum Fatmawati,S.H, M.H. Kegiatan tersebut juga dilaksanakan sebagai sarana komunikasi instansi terkait di bidang indikasi geografis dan kekayaan intelektual di Provinsi Lampung.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Fatmawati,S.H, M.H. Dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh tiga narasumber yakni, Dosen Universitas Lampung, Dr. Wahyu Sasongko, Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Kekayaan Intelektual Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan HAM RI, Ika Ahyani Kurniati dan Subdirektorat Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan HAM, Gunawan.

Kepala Kakanwil Kemenkumham Lampung, Bambang Haryono BciP, SH, MH mengatakan, dalam seminar tersebut, Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Lampung memfokuskan pada bidang Indikasi Geografis dan Kekayaan Intelektual Komunal. Hal itu dikarenakan kedua bidang tersebut merupakan salah satu yang menjadi target kinerja atau program aksi seluruh Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM di tahun 2018.

Kakanwil Kemenkumham Lampung Bambang Haryono BciP, SH, MH bersama Kepala Divisi (Kadiv) Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung Fatmawati, S.H., M.H

“Salah satu targetnya adalah, paling tidak ada satu pendaftaran produk Indikasi Geografis dari Provinsi Lampung dan terinvetarisasinya kekayaan Intelektual Komunal yang ada di Provinsi Lampung lada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI,” jelasnya kepada peserta, yang sekaligus sebagai Keynote Speach, Selasa (6/3).

Bambang mengatakan, di tengah gencarnya arus globalisasi yang terjadi saat ini hampir semuanya negara berlomba untuk saling membuka diri dan menawarkan segala potensi yang dimiliki. Era globalisasi ini kata Bambang, membuat setiap negara didunia berusaha untuk mengerahkan seluruh potensi sumber daya yang dimiliki di semua sektor menuju kepentingan ekonomis.

“Semua negara terus menggali Dua Bulan Terakhir, dan tak jarang saling berebut potensi dengan negara lain demi alasan ekonomi. Masalah budaya, kesenian daerah hingga berbagai hal terkait pariwisata menjadi sektor yang paling diperebutkan oleh berbagai negara,” terangnya.

Ia menambahkan, dengan alasan ekonomi tersebut sehingga memunculkan isi paling klaim terhadap suatu budaya. Hal ini terjadi karena ada beberapa negara yang memliki kesamaan budaya bernilai ekonomis.

“Beberapa negara tersebut saling berusaha untuk mengklaim sebagai pemilik budaya yang sebenarnya. Bahkan tak jarang ada beberapa negara yang berusaha untuk mematenkan budayanya agat tidak diklaim oleh negara lain,” tuturnya.

Acara pembukaan Seminar Kekayaan Intelektual Dibidang Indikasi Geografis dan Kekayaan Intelektual Komunal tersebut ditandai dengan pemukulan gomg oleh Kepala Kakanwil Lampung, Bambang Haryono dengan disaksikan oleh tiga narasumber.(adm/ang)

Komentar

Rekomendasi