oleh

Lantik 453 PPS, KPU Tuba Tekankan 3 Hal ini

radarlampung.co.id – Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) serentak tahun 2019 mendatang sepertinya menjadi perhatian khusus Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulangbawang.

“Dalam Pileg dan Pilpres tahun depan, Panitia Pemungutan Suara (PPS) harus benar benar memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” kata Ketua KPU Tulangbawang Reka Punnata saat melantik 453 PPS Pileg dan Pilpres di GSG Menggala, Kamis sore.

Reka menambahkan, PPS harus mengetahui dan menguasai beberapa hal krusial yang harus diterapkan saat Pileg dan Pilpres tahun depan “Catatan saya, pahami apa yang menjadi pekerjaan, pahami wilayah, serta harus mengetahui kode etik, apa yang boleh dikerjakan dan tidak boleh,” pesannya.

Ketua KPU menerangkan bahwa PPS harus mengerjakan sesuai perundang undangan dan PKPU yang ada.

Selain itu, PPS juga diminta untuk menjaga integritas dan profesionalitas “Sehingga pelaksanaan Pileg dan Pilpres di Tulangbawang kualitas demokrasinya dapat terlihat dengan baik,” ungkapnya.

Reka juga berpesan, predikat baik yang didapatkan dalam Pilkada 2017 lalu untuk dipertahankan “Jangan sampai Demokrasi di Kabupaten Tulangbawang rusak,” ingatnya.

PPS ini nantinya akan bekerja selama 10 bulan kedepan “Mulai efektif tanggal 9 Maret,” tandasnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulangbawang melantik 453 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tersebar di 152 Kampung/kelurahan untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang di Gedung Serba Guna (GSG) Menggala.

Nantinya, setia kampung yang ada di Tulangbawang akan memiliki tiga orang PPS yang akan menjalankan jalannya proses pemilihan. (nal/ang)

Komentar

Rekomendasi