oleh

Koramil, Tangkap Kayu Olahan Diduga Hasil Illegal Logging

radarlampung.co.id – Komando distrik militer ( Kodim ) 0424 melalui Komando Rayon Militer ( Koramil ) 424-05 Pagelaran dan Polsek Pugung, Kabupaten Tanggamus,  Kamis ( 08/3)  Sekitar Pukul 15.30 Wib, mengamankan sekitar 2,5 M3 kayu sonokeling dalam bentuk balokan yang diangkut mobil L 300 No Pol BE. 8034 ZF.  Kayu diduga hasil illegal logging itu kini diamankan dimapolsek Pugung.

Danramil 424-05 Pagelaran, Kapten . Inf. Puryanto ketika dikonfirmasi Radar Lampung dimapolsek Pugung, Jum’at ( 09/3) menerangkan, Kayu sonokeling diduga hasil illegal logging tersebut diperkirakan berasal dari kawasan hutan lindung register 28, kata Puryanto.

Aksi penangkapan ini lanjutnya menindak lanjuti petunjuk dari Dandim, yang menginformasikan kepada kami terkait adanya oknum warga yang melakukan illegal logging. Dari informasi tersebut langsung dilakukan penelusuran dan penyelidikan bekerjasama dengan babinsa dan babinkamtibmas serta masyarakat mitra.

Hasilnya didapatkan informasi kalau ada aksi pembalakan liar yang dilakukan pada malam hari. Selanjutnya tim langsung melakukan pengintaian dan penggerebekan, lokasinya di jalan raya Pekon ( desa ) Gading Pertiwi, Kecamatan Pugung.

Dari hasil penggerebekan itu tim berhasil mendapatkan mobil L 300 yang sarat dengan muatan kayu sonokeling dalam bentuk balokan. Namun sayangnya, ketika dilakukan penangkapan, sopir dan kernet mobil berhasil melarikan diri dengan cara meloncat dari mobil . “ Rupanya mereka tau kalau telah diintai dan diikuti, “ terang Danramil.

Selanjutnya barang bukti ( BB ) kayu balokan tersebut dibawa dan diamankan di mapolsek Pugung, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Harapan kami lanjut Danramil, dengan adanya penangkapan ini, dapat memberi efek jera kepada oknum –oknum yang melakukan aksi illegal logging, agar hutan register 28 bisa tetap lestari, tuturnya.

Atas ditemukannya aksi illegal logging ini, Koramil bekerjasama dengan pihak kepolisian dan kehutanan akan terus melakukan monitor dan pengawasan terhadap kemungkinan adanya pengerusakan hutan. (ehl/ang)

Komentar

Rekomendasi