oleh

Ternyata, Oknum PNS Sudah Empat Kali Pesta Sabu

radarlampung.co.id – Dua oknum pegawai negeri sipil (PNS) Tulangbawang Barat sudah beberapa kali mengonsumsi sabu-sabu. Mereka adalah Agus Kurniawan (34), warga Kelurahan Segalamider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, dan Andhika Widya Utama (32), warga Kelurahan Tanjungsenang, Kecamatan Tanjungsenang, Bandarlampung.

Selain mereka, anggota Satresnarkoba Polresta Bandarlampung juga menangkap tiga tersangka lain. Yakni Heldy Gunawan (34), warga Kelurahan Jagabaya II, Wayhalim; Octamia Kusuma (29), warga Tanjungsenang; dan Nurul Choria Nabila (22), warga Sukabumi, Bandarlampung.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono mengatakan, kelima tersangka diamankan dari lokasi berbeda. Awalnya, Octamia Kusuma dan Nurul Choria diciduk saat berada di di Jalan Tirtaria, Gang Mawar, Tanjungsenang.

Dari sini, polisi menangkap tiga tersangka lain saat berada di sebuah hotel di Bandarlampung, Jumat (9/3).

”Tersangka masih diperiksa dan didalami kasusnya,” kata Murbani dalam ekspose di Mapolresta Bandarlampung, Senin (12/3).

Murbani menuturkan, berdasar hasil pemeriksaan, para tersangka sudah empat kali bersama-sama mengonsumsi sabu.

”Setiap kali menggunakan (sabu), mereka berlima. Lokasinya berbeda-beda. Terakhir, di hotel yang menjadi lokasi penangkapan,” ujarnya.

Dilanjutkan, dalam kasus ini, Agus, Andika dan Heldy bakal dijerat dengan pasal 114 sub pasal 112 Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Sedangkan Octamia dan Nurul dijerat pasal 114 sub pasal 127 Undang-Undang Nomor 35/2009.

Sementara Andhika mengaku meminta Heldy untuk membeli sabu yang akan digunakan bersama-sama.

”Ini hanya untuk kami gunakan sendiri. Tidak untuk dijual lagi. Kami sudah empat kali (mengonsumsi sabu),” sebut dia.

Sebelumnya, kasus penangkapan oknum PNS tersebut mendapat perhatian Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad. Ia menyatakan tindakan keduanya mencoreng nama baik kabupaten itu.

Dirinya menyerahkan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. Untuk sanksi yang akan diberikan kepada Agus dan Andhika, masih menunggu proses hukum.

”Saya pastikan sanksi terberat akan diberikan bagi ASN yang terlibat penyalahgunaan narkoba,” tegas Umar.

Sementara Inspektur Tulangbawang Barat Gustam Effendi melalui Irban I Erawan masih menunggu hasil pemeriksaan polisi. (pip/c1/ais/gus)

Komentar

Rekomendasi