oleh

Ketua Dewan: Kami Minta Segera Turunkan!

radarlampung.co.id – Ketua DPRD Kota Bandarlampung Wiyadi menegaskan pihaknya segera memerintahkan untuk menurunkan baliho yang sudah kedaluarsa di depan Kantor DPRD setempat di Jalan Basuki Rahmat No.21, Gedong Pakuon, Telukbetung Utara, Bandarlampung. Menurutnya, Dewan akan memerintahkan Sekretariat Dewan segera bergerak.

“Oh iya, itu akan kami perintahkan segera untuk diturunkan baliho itu. Kami akan minta Sekwan segera turunkan,” ujarnya saat dikonfirmasi radarlampung.co.id, Jumat (16/3).

Ketua DPC PDI Perjuangan Bandarlampung itu meneruskan, nantinya ia akan meminta agar hal ini tak terulang lagi. “Kami minta agar ini tidak terulang lagi. Setelah ini turun, maka akan diganti dengan baliho sesuai kebutuhan dan relevan. Sehingga tak terulang yang seperti ini (kedalurasa, Red),” tandasnya.

Sebelumnya, baliho depan kantor DPRD Kota Bandarlampung tak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Sebab, baliho besar yang dipasang depan kantor Dewan setempat sudah kedaluarsa hampir dua bulan lebih. Isi baliho hingga kini masih berisi ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru 2018 yang dipasang Desember tahun lalu.

Pantauan radarlampung.co.id, baliho berisi gambar dari seluruh pimpinan Dewan itu berisi ucapan Selamat Merayakan Hari Natal  & Tahun Baru 2018. Kita songsong Tahun Baru dengan Kerja Lebih Baik Lagi. Hingga pukul 15.30 WIB, Jumat (16/3) baliho belum juga diturunkan.

Sontak hal ini mendapat kritikan tajam dari pengamat kebijakan publik Dedy Hermawan. Menurut Akademisi Universitas Lampung itu, hal ini mencirikan adanya ketidakcermatan dari pemerintahan Kota Bandarlampung. Sebab, yang mengurusi baliho seperti itu, menurut Dedy, biasanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) perijinan, tata kota dan di DPRD adalah Sekretariat Dewan (Setwan) yang berada di bawah Pemkot.

“Jadi ini menandakan ketidakcermatan. Meski dinilai hal kecil, tetapi menandakan kinerja secara keseluruhan. Dalam hal ini DPRD memang secara substansi, tetapi yang mengeksekusi adalah Sekretariat Dewan. Harusnya Dewan juga menegur Sekretariat Dewan karena Setwan kan OPD di bawah wali kota. Kan anggarannya ada di situ,” ungkapnya kepada radarlampung.co.id, Jumat (16/3). (rlo/gus)

 

 

Komentar

Rekomendasi