oleh

Ratusan Hektar Lahan Belum Diganti Layak, Warga Pringsewu Mengadu ke Jokowi

radarlampung.co.id – Tim Aspirasi pembangunan bendungan Way Sekampung mengadu ke Presiden RI Joko Widodo terkait pembayaran ganti layak 901 bidang lahan yang tergenang akibat pembangunan bendungan tersebut. Alasan mereka langsung meminta presiden turun tangan mengingat hingga kini belum ada kepastian pembayarannya.

Ketua Tim Aspirasi Pembangunan Bendungan Way Sekampung Darwis Ekalaya mengatakan, warga mempertanyakan kapan pembayaran ganti layak lahan yang tergenang. Terdiri dari 901 bidang (sudah apraisal), 346 bidang (belum appraisal) dari luas lahan 461 hektar di 8 desa/pekon. Di antaranya Pamenang, Pasir Ukir, Lugusari, Banjarejo, Fajarbaru. Sebab, berapa kali ditanyakan ke pihak Balai Besar Sungai Mesuji Provinsi Lampung belum mendapat kepastian.

“Kami memohon kepada Bapak Jokowi selaku presiden agar segera menurunkan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan verifikasi. Sehingga dapat mempercepat dilaksanakan musawarah di tingkat desa untuk menentukan ganti layak,” ungkapnya kepada radarlampung.co.id, Selasa (20/3).

Pada prinsipnya, lanjut Darwis, seluruh lahan telah dilakukan pengukuran oleh BPN. “Kami meminta segera dibayarkan. Apalagi pengerjaan bendungan terus berjalan,” ungkapnya.

Dengan di bayarkannya ganti layak oleh pemerintah, menurut Darwis dapat digunakan warga yang terkena dampak untuk memenuhi kebutuhan ataupun mencari lahan pengganti. “Harapannya aspirasi kami di dengar untuky selanjutnya direalisasikan pemerintah,” pungkasnya. (sag/gus)

Komentar

Rekomendasi