oleh

Polisi Kantongi Identitas Orang yang Bersama Wanita Terikat di Jalan

 

radarlampung.co.id – Polres Lampung Barat terus melakukan investigasi atas temuan wanita yang terikat di mulut dan tangan di guard-drill di Lambar yang hingga kini masih dirawat di RS Alimudin Umar, Liwa. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut, meski sejauh ini belum ada laporan resmi yang masuk.

Kapolres Lambar AKBP Tri Suhartanto mengatakan, meski sejauh ini belum ada laporan yang masuk secara resmi dari kasus ini, namun pihaknya sudah bergerak. Diantaranya melakukan penyelidikan.

“Meski sampai sekarang belum ada laporan resmi yang masuk, tapi kami tetap tindak lanjut dengan melakukan investigasi. Diantaranya mengumpulkan keterangan dari korban. Namun, kami belum bisa mendapatkan keterangan dari korban lantaran masih dilakukan perawatan. Kami menunggu kondisinya membaik dulu,” kata kapolres kepada radarlampung.co.id, Rabu (21/3).

Dijelaskan, polisi sudah mengantongi identitas para tersangka yang bersangkutan korban saat kejadian. Namun, polisi masih melakukan pendalaman. Sebab, banyak hal yang ditemukan dalam kasus ini. Diantaranya, saat korban diantar ke Pos Polisi di Waytenong, mengapa justru tidak melapor.

“Hal ini yang sangat kami sayangkan. Mengapa saat di Pospol Waytenong, korban tak melapor. Kami tetap selidiki hal ini. Apakah penyebabnya,” tegasnya.

Sayangnya sampai kemarin, kata Kapolres, korban masih belum bisa dimintai keterangan karena masih pemulihan. “Kami sampai saat ini masih menunggu kondisi korban terlebih dahulu untuk dimintai keterangan,” tandasnya.

Meski begitu, kata kapolres yang dikenal ramah ini, pihaknya sudah mengantongi identitas orang-orang yang bersama korban saat itu. “Kami sudah kantongi identitasnya. Tetapi masih kami kembangkan,” tukasnya.

Sebelumnya, warga Lambar digegerkan ditemukan seorang wanita di pinggir jalan dalam keadaan kaki, tangan dan mulut diikat. Y (26) warga Lampung Barat (Lambar) ditemukan dalam kondisi terikat di Pal 9 jalur Liwa-Krui Taman Nasional Bukit barisan Selatan (TNBBS), Sabtu (17/3) lalu.

Belum jelas motif yang menimpa korban. Namun kabar ini sudah viral media sosial Facebook. Wanita tersebut ditemukan oleh Ridho Security Rumah Sakit Umum Daerah Alimudin Umar (RSUD) saat akan berangkat Kerja di RSUD pada shift malam.

Ridho menjelaskan, posisi korban ditemukan dalam keadaan duduk posisi tersandar ke guardriil (pengaman jalan) dengan tangan terikat ke belakang dan mulut terikat kain serta kaki juga diikat.

“Saat itu mengenakan wanita itu mengenakan baju berlengan pendek, dalam kondisi yang lemah dan mengeluh perut yang sakit,” ujarnya.

Ia melanjutkan, posisi korban saat ini masih lemas belum bisa diwawancarai dan sedang menunggu keluarga korban datang. “Ya, sampai pagi ini masih dirawat di Rumah Sakit,” terangnya. (rlo/gus)

 

 

Komentar

Rekomendasi