oleh

Nelayan Lamtim Datang Fraksi Demokrat

radarlampung.co.id – Sejumlah nelayan asal Lampung Timur, datangi Fraksi Demokrat DPRD Lampung. Puluhan orang ini, datang untuk mengeluhkan banyaknya penangkapan yang dilakukan aparat.

Kedatangan nelayan tersebut didampingi oleh Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Lampung dan diterima anggota fraksi Partai Demokrat M. Junaidi.

Ketua HSNI Lampung Marzuki mengatakan, penangkapan ini berkaitan dengan penggunaan alat tangkap yang memang dilarang. Namun, nelayan dari daerah lain terutama dari pulau jawa yang mengambil Sumber Daya di perairan Lampung Timur tidak ditangkap.

“Kita mendampingi perwakilan nelayan. Ada juga sebagi bukti tanda tangan 600 nelayan untuk melakukan keberatan terhadap regulasi yang ada,”kata dia.

Dia mengaku tidak keberatan dengan regulasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) No. 71 tahun 2016 yang mengatur nelayan dilarang menggunakan alat tangkap konvensional yang dianggap tidak ramah lingkungan. Kendati demikian, ada hal yang tidak imbang dalam regulasi tersebut.

“Pada pasal 85 itu ada pelarangan cantrang, tapi untuk nelayan pulau jawa boleh. Sementara rekan-rekan kita di Lamtim dikejar sama aparat,”ujarnya.

Pada dasarnya nelayan menerima Permen 71 dengan catatan, pada pasal 85 dilarang menggunakan cantrang, tapi ada kecemburuan karena ada kapal 80 GT dari pulau Jawa diperbolehkan, sementara nelayan Lamtim dikejar sampai ke pinggir untuk itubkita minta advokasi ke sini,” ujarnya. (abd/ynk)

Komentar

Rekomendasi